TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum dan Kriminal

Advertorial

Indeks

Dewan Pers SinPo

Meriahnya Lomba Tumpeng di Pondok Aren

Laporan: Irma Permata Sari
Selasa, 09 Agustus 2022 | 17:14 WIB
Meriahnya Lomba tumpeng dengan pakaian adat di Pondok Aren. (ist)
Meriahnya Lomba tumpeng dengan pakaian adat di Pondok Aren. (ist)

PONDOK AREN, Ada yang berbeda di Aula Kecamatan Pondok Aren, Selasa (9/8) pagi. Para peserta dari 11 Kelurahan hadir menggunakan pakaian adat dari berbagai daerah dalam kegiatan lomba tumpeng dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke -77.

Kemeriahan terlihat dari lomba tumpeng tersebut, begitu pula dengan antusias peserta dari masing-masing Kelurahan yang menggunakan berbagai macam baju daerah.

Lomba tumpeng ini menjadi momen yang dinantikan seluruh pegawai di lingkungan Kecamatan Pondok Aren. Setelah hampir 3 tahun lomba tersebut terhenti karena pandemi, pada peringatan HUT RI ke-77 ini 11 Kelurahan sangat antusias mengikuti tahapan lomba mulai dari persiapan hingga pelaksanaan.

Acara lomba tumpeng dibuka langsung oleh Camat Pondok Aren, Hendra, camat yang berulang tahun pada hari itu (Selasa-red) menyampaikan, bahwa tumpeng merupakan bentuk representasi hubungan antara Tuhan dengan manusia, dan manusia dengan sesamanya.
 
Bentuk yang menjulang ke atas juga menyimbolkan harapan agar tingkat kehidupan manusia semakin sejahtera. Hal ini bermakna bahwa sebagai pimpinan wilayah, Hendra mengoptimalkan upaya untuk mempersatukan seluruh elemen di Kecamatan Pondok Aren dengan harapan kesejahteraan masyarakat dapat pulih dan kembali meningkat pasca pandemi Covid 19.

" Tumpeng dari berbagai Kelurahan memiliki filosofi tersendiri begitu pula dengan hiasan masing-masing tumpeng dari Kelurahan, ini menunjukan keberagaman yang ada di Pondok Aren,"ungkapnya.

Lomba yang dimulai pukul 10.00 WIB ini menampilkan beragam kreasi tumpeng yang memiliki khas dan filosofi masing-masing dari setiap Kelurahan. Para peserta lomba pun mengenakan pakaian adat beberapa daerah di Indonesia yang melambangkan kemajemukkan masyarakat Pondok Aren.

Proses penjurian dilakukan oleh  Enung Maemunah (Penggerak PKK Kecamatan Pondok Aren) beserta Kepala Seksi di lingkungan Kecamatan Pondok Aren.

Lomba pun berlangsung sengit, seluruh Kelurahan menampilkan sajian terbaiknya dengan cita rasa khas Indonesia. Pada proses akhir penjurian diperoleh hasil sebagai berikut, peringkat 1 yaitu Kelurahan Pondok Kacang Timur, selanjutnya Kelurahan Jurangmangu Barat pada peringkat 2, dan Kelurahan Pondok Kacang Barat pada peringkat 3. Selanjutnya Kelurahan Pondok Aren, Pondok Pucung, dan Jurangmangu Timur secara berurutan mendapat predikat Juara Harapan pada lomba tersebut.

Poin penilaian bertumpu pada kesesuaian kategori yang mencakup kreativitas, inovasi, kebersihan, cita rasa, dan pakaian adat. Kelurahan Pondok Kacang Timur menampilkan sajian tumpeng yang mampu memenuhi kelima poin tersebut. Keserasian antara menu yang disajikan dengan pakaian adat yang digunakan serta kemampuan peserta untuk menjelaskan proses pembuatan tumpeng mampu meyakinkan dewan juri untuk menobatkannya sebagai Juara 1.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo