TangselCity

Ibadah Haji 2024

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Indeks

Dewan Pers SinPo

Gibran Geber Peternakan Demi Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

Laporan: AY
Rabu, 05 Juni 2024 | 13:25 WIB
Foto : Ist
Foto : Ist

SOLO - Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka optimis, program makan bergizi gratis bakal sukses. Sejumlah persiapan terus dimatangkan. Salah satunya, melalui strategi memperbanyak peternakan penyedia bahan makanan.

“Itu penting sekali ya (mem­perbanyak peternakan), semua­nya, bukan cuma susu saja, telur ayam, semuanya,” kata Gibran, di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, kemarin.

Meski sudah mengonsepkan menambah peternakan di Indone­sia, putra sulung Presiden Jokowi ini mengaku belum berkoordina­si dengan Kementerian Pertanian ihwal uji coba susu gratis. “Saya belum berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian. Nanti coba kami komunikasikan ya. (Prioritas daerah 3T?) Belum tahu, saya belum komunikasi lagi,” katanya.

Wali Kota Solo ini meng­apresiasi, berbagai pihak yang melakukan uji coba salah satu program unggulan Prabowo yang digaungkan dalam kam­panye Pilpres 2024. Dengan berbagai percobaan, akan me­munculkan skema terbaik ke­tika program tersebut berjalan.

“Tapi sekali lagi ini program­nya belum berjalan berbagai pihak sudah melakukan uji coba saya kira cukup baik untuk mencoba skema-skema yang berbeda. Skema yang terbaik bisa dieksekusi secara nasional. Ditunggu saja,” katanya.

Sebelumnya, Presiden ter­pilih, Prabowo Subianto me­ngubah nama rencana program ‘makan siang gratis’ menjadi ‘makan bergizi gratis’. Pen­gubahan dilakukan karena Prabowo menyadari bahwa para siswa, yang merupakan target program tersebut, masuk sekolah pagi dan pulang siang.

“Setelah kita pelajari ternyata istilah tepat itu adalah makan ber­gizi gratis untuk anak-anak. Itu lengkapnya. Karena kalau anak SD masuk pagi, dia kalau nunggu makan siang kan terlalu lama. Jadi harus makan pagi, makanya kita ubah,” kata Prabowo.

Terkait pelaksanaannya, Prabo­wo menyebut pembagian makan­an bergizi dan juga susu gratis kepada anak-anak di Indonesia akan disesuaikan dengan tipologi daerah. Jenis makanan yang akan diberikan berbeda bagi anak yang tinggal di kawasan pesisir dengan pegunungan dan pulau.

Dia mencontohkan salah satu daerah di Maluku Barat Daya, yakni Pulau Moa. Di pulau tersebut masyarakat mem­produksi air susu dari kerbau. Karena itu, susu produksi asli Pulau Moa bisa langsung diberi­kan kepada anak-anak setempat.

Adapun di daerah lain yang bukan tempat produksi susu, lanjut dia, program makan ber­gizi gratis akan dilaksanakan dengan membagikan bahan pangan bergizi seperti ikan dan telur. “Kalau lihat protein yang ada di susu ternyata protein dan mineral dan zat-zat yang ada di telur itu lebih baik daripada susu, para pakar cerita kepada saya. Dan telur kita jatuhnya bisa lebih murah karena di suatu daerah susu itu terlalu mahal, ya kita konsentrasi kepada telur, kepada ikan, dan sebagainya,” ujarnya.

Prabowo optimistis pemer­intahannya kelak bisa mengek­sekusi program tersebut. Pasal­nya, dia sudah menghitung ke­butuhan anggaran menjalankan program unggulannya itu dan menyimpulkan keuangan nega­ra mampu membiayainya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo