TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum dan Kriminal

Advertorial

Indeks

Dewan Pers SinPo

Perampok Nekat Beraksi Siang Bolong Satroni Rumah Warga Perum Bumi Mas Raya Tangerang

Oleh: AY/BNN
Senin, 19 September 2022 | 18:51 WIB
Rumah yang disatroni komplotan perampok di Perum Bumi Mas Raya, Cikokol, Kota Tangerang. Foto ; Istimewa
Rumah yang disatroni komplotan perampok di Perum Bumi Mas Raya, Cikokol, Kota Tangerang. Foto ; Istimewa

TANGERANG—Aksi komplotan perampokan di Perumahan Bumi Mas Raya, Cikokol, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Senin (19/09/2022) digagalkan oleh salah satu penghuni rumah. Pelaku perampokan yang diduga menggunakan senjata api (senpi) dipergoki oleh NC (28) yang merupakan anak pemilik rumah.

Aksinya ini terbilang nekat. Pasalnya, pelaku melancarkan aksinya pada siang hari. “Mereka berdua masuk ke dalam dan naik ke lantai dua,” ungkap Wena, pemilik rumah saat dijumpai, Senin (19/09/2022).

Wena menjelaskan, kedua pelaku tersebut naik ke lantai dua dan langsung dipergoki oleh anaknya yang akan berangkat kerja.

“Buka pager dia langsung masuk ke lantai satu masuk mau naik ke lantai dua. Di lantai dua itu anak saya mau turun, mau berangkat kerja jam 11.30 WIB dia papasan,” ujarnya saat ditemui di rumahnya, Senin (19/09/2022).

Wena menambahkan, saat kepergok dalam melancarkan aksinya, kedua pelaku mencoba melarikan diri. Keduanya bergegas turun ke lantai utama untuk keluar dari rumah.  “Dia (pelaku) panik berantem di lantai dua. Dikejar sama anak saya ke lantai 1 sampai situ ada pot bunga dilempar ke anak saya kepalanya bocor,” jelasnya.

Masih kata dia, tidak ada letupan senpi. Hanya saja, anaknya mengalami luka bocor dikepala akibat digetok gagang senpi.  “Tidak ada meletup senjata, hanya nodong aja, kalo kata polisi itu senpi. Kepala anak saya juga digetok ujung senpi sampai bocor. Karena anak saya melawan,” paparnya.

Saat pelaku mencoba melarikan diri. Keduanya bergegas turun kelantai utama untu keluar dari rumah yang berada di Blok C tersebut.

“Anak saya mengejar dan sempat dilempar pakai pot bunga. Abis berantem anak saya pingsan, mungkin karena darahnya sudah banyak keluar. Di luar dia dipukul lagi engga tau pakai pistol atau apa, tapi palanya robek dan banyak jaitan,” paparnya.

Wina menambahkan kejadian yang terjadi pada pukul 11:30 WIB siang ini berlangsung tidak lama. Namun demikian saat itu kondisi rumah yang tepat berada di ujung gang tersebut memang tengah sepi.

“Tinggal berempat. Satu udah jalan kerja. Yang satu ini shif 2 baru mau jalan kerja. Anak saya yang jadi korban mau berangkat kerja, yang satu lagi memang sudah berangkat,” pungkasnya.  Sementara itu petugas keamanan sekitar Anton mengaku saat kejadian tersebut berlangsung dirinya tengah berada di pos utama. 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo