TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Prabowo: Jangan Gentar Hadapi Ejekan, Serangan, dan Fitnah

Reporter: AY
Editor: AY selected
Selasa, 06 Januari 2026 | 17:12 WIB
Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran sedang menyalami peswrta retret di Hambalang, Bogor pada Selasa (6/1/2026). Foto : Ist
Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran sedang menyalami peswrta retret di Hambalang, Bogor pada Selasa (6/1/2026). Foto : Ist

BOGOR – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih (KMP) agar tidak gentar menghadapi ejekan, serangan, maupun fitnah. Ia menegaskan, selama pemerintahan berjalan di jalur yang benar dan berpihak kepada rakyat kecil, berbagai cacian justru harus diterima sebagai sebuah kebanggaan.

 

Pesan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan Taklimat Awal Tahun dalam agenda retret kabinet di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

 

Prabowo mengungkapkan, masih ada kekuatan, baik dari dalam maupun luar negeri, yang tidak menginginkan Indonesia terbebas dari praktik korupsi dan penyelewengan. Kelompok-kelompok tersebut, kata dia, justru diuntungkan apabila korupsi dan penyalahgunaan wewenang terus berlangsung.

 

“Saudara-saudara, kita pasti dimaki, kita pasti difitnah. Banyak kekuatan yang memang senang Indonesia penuh korupsi, penuh penyelewengan, penuh penipuan. Mereka ingin kaya di atas penderitaan rakyat kecil,” ujar Prabowo.

 

Kepala Negara menilai, serangan bertubi-tubi terhadap pemerintah merupakan konsekuensi dari upaya membenahi dan membersihkan tata kelola negara. Karena itu, ia meminta seluruh anggota kabinet tetap solid dan tidak goyah menghadapi tekanan apa pun.

 

Prabowo menegaskan, pemerintahan yang dipimpinnya harus membuktikan niat yang bersih, tidak mencuri uang rakyat, serta sepenuhnya bekerja untuk kepentingan bangsa dan negara.

 

“Kita buktikan kalau niat kita bersih, niat kita tidak mencuri uang rakyat, kita berbuat untuk kepentingan rakyat, kepentingan bangsa, dan keselamatan bangsa. Kita tidak perlu ragu-ragu, kita tidak perlu sedikit pun gentar,” tegasnya.

 

Menurut Prabowo, fitnah dan ejekan tidak boleh dijadikan alasan untuk mundur dari perjuangan. Sebaliknya, hal tersebut justru menjadi indikator bahwa pemerintah berada di jalur yang benar.

“Kalau kita dihantam, kita difitnah, kita diejek, terima itu sebagai kebanggaan.

 

 Kalau orang jahat mengejek kita, berarti kita benar dan kita harus terus melaksanakan serta membela kebenaran,” pungkas Prabowo.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit