Prabowo Luncurkan Kembali Sekolah Rakyat, Fokus Perkuat SDM
KALSEL - Presiden Prabowo Subianto kembali meluncurkan program Sekolah Rakyat, Senin (12/1/2026), di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Program ini merupakan bagian dari Asta Cita poin keempat yang menitikberatkan pada pembenahan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem.
Peluncuran dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru dan dihadiri sekitar 2.000 peserta, termasuk siswa dan guru dari berbagai daerah seperti Jakarta, Aceh, Jawa Timur, NTT, Sulawesi, hingga Papua. Para siswa menampilkan paduan suara, teater, pidato multibahasa, dan atraksi baris-berbaris di hadapan Presiden.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, Sekolah Rakyat menjadi strategi nasional pengentasan kemiskinan melalui pendidikan dan pemberdayaan keluarga. Saat ini, terdapat 166 Sekolah Rakyat rintisan dengan lebih dari 15 ribu siswa, dan ditargetkan berkembang menjadi 500 sekolah pada 2029.
Seluruh siswa berasal dari keluarga desil satu dan dua dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Proses penerimaan tanpa seleksi akademik, didukung teknologi digital, kurikulum penguatan karakter, serta fasilitas laptop dan papan digital.
Pemerintah juga membangun Sekolah Rakyat permanen di 104 lokasi, termasuk di Banjarbaru, dengan konsep boarding school. Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pembangunan fisik harus rampung Juni 2026 agar siap digunakan pada tahun ajaran baru.
Program ini turut didukung penyediaan bus sekolah dan bantuan sosial bagi keluarga siswa, guna memastikan akses pendidikan yang merata dan berkelanjutan.
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 19 jam yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pendidikan | 1 hari yang lalu


