Inisiatif Prabowo–Li Qiang Berbuah Manis, China Kucurkan Rp36 Triliun
JAKARTA - Kerja sama ekonomi Indonesia–China kian menguat. Melalui skema Two Countries Twin Parks (TCTP), China mengucurkan investasi senilai US$2,19 miliar atau sekitar Rp36,4 triliun untuk menggarap 16 proyek strategis di Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, proyek tersebut melibatkan perusahaan asal Provinsi Fujian, China, bersama mitra Indonesia dan mencakup sektor prioritas nasional.
“Sebanyak 16 proposal proyek dengan nilai sekitar US$2,19 miliar telah ditandatangani antara perusahaan Fujian dan mitra Indonesia,” ujar Airlangga dalam peringatan 20 tahun China Chamber of Commerce in Indonesia (CCCI), di Jakarta, Minggu (11/1/2026).
Airlangga menjelaskan, skema TCTP merupakan inisiatif strategis Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri China Li Qiang. Nota kesepahaman yang pertama kali diluncurkan pada 2021 itu diperbarui pada Mei 2025 dan disaksikan langsung oleh kedua pemimpin negara.
Pengembangan TCTP akan dilakukan di Kawasan Industri Batang, Wijayakusuma Semarang, dan Bintan. Proyek dijadwalkan mulai berjalan pada 2026, meliputi sektor baja dan nikel, perikanan terpadu, energi surya, rantai pasok industri, hingga riset kecerdasan buatan.
Airlangga berharap, realisasi proyek tersebut mampu menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat struktur industri nasional, sekaligus menjadi motor pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 19 jam yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 jam yang lalu


