TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Sudah Dipasang 3 Pompa Penyedot Air, Reni Jaya Tetap Banjir

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Selasa, 13 Januari 2026 | 07:15 WIB
BPBD Tangsel saat memantau rendaman banjir di Reni Jaya, Pamulang, Selasa (12/1)
BPBD Tangsel saat memantau rendaman banjir di Reni Jaya, Pamulang, Selasa (12/1)

PAMULANG-Perumahan Reni Jaya, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang terendam banjir pada Senin (12/1). Air mulai masuk ke dalam rumah warga sejak pukul 07:00 WIB. 

 

Hujan dengan intesitas tinggi yang mengguyur Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sejak dini hari memicu banjir di kawasan Perumahan Reni Jaya. Pantauan Tangsel Pos di lokasi, banjir mulai terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Air sempat menggenangi pemukiman warga sebelum berangsur surut menjelang waktu dzuhur. Hingga pukul 15.00 WIB, banjir masih terpantau di sejumlah titik dengan ketinggian sekitar mata kaki orang dewasa.

 

Warga Reni Jaya, Charirul mengatakan, banjir di tempat tinggalnya itu merupakan kejadian yang kerap berulang. Menurutnya, banjir biasanya dipicu hujan deras maupun kiriman dari wilayah lain.

 “Memang kalau di sini langganan dari dulu. Biasanya banjir karena hujan deras atau karena kiriman juga,” ujar Charirul di lokasi.

 

Menurut dia, banjir masih saja sering terjadi meski pemerintah telah memasang tiga pompa penyedot air di lokasi. “Tapi memang surutnya menjadi lebih cepat kalau dibandingkan dengan dulu. Tadi banjirnya kurang lebih mulai sekitar jam 07.00. Terus jelang dzuhur mulai surut, sekitar jam 11.00,” katanya.

 

Warga lainnya, Dedi mengungkapkan, banjir kali ini bahkan sempat masuk ke dalam rumah dengan ketinggian cukup signifikan, mencapai sekitar 60 centimeter. Akibatnya, sebagian barang milik warga terendam.

 

“Memang sering banjir di sini. Airnya sampai masuk rumah, sekitar 60 centimeter. Barang-barang sebagian kerendem, tapi yang elektronik sudah kita amankan,” ucap Dedi.

 

Sementara, Penata Layanan Operasional sekaligus Komandan Pleton (Danton) Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kota Tangsel, Dian Wiryawan menjelaskan, selain di Reni Jaya, banjirvjuga terjadi di beberapa titik lainnya di Kelurahan Pamulang Barat, yakni BPI RW 13 Blok F dan RW 24 Perumahan Lembah Pinus. “Ketinggian air rata-rata di tiga lokasi tersebut sekitar 10 sampai dengan 30 centimeter,” ujar Dian. 

 

Menurutnya, banjir terjadi akibat tingginya intensitas hujan sejak dini hari serta kondisi wilayah yang merupakan cekungan, sehingga air lambat mengalir ke saluran pembuangan. BPBD Tangsel terus melakukan pemantauan dan menyiagakan perahu karet untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.

 

“Informasi dari BMKG masih ada potensi hujan. Kami imbau masyarakat tetap waspada dan berhati-hati,” katanya.

 Selain itu, warga juga diminta berperan aktif menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air guna mencegah sumbatan yang dapat memperparah genangan.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit