Diguyur Hujan Deras, Jakarta Banjir, Pramono Klaim Cepat Surut
JAKARTA – Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Senin (12/1/2026) menyebabkan banjir di puluhan RT dan ruas jalan. Meski demikian, Gubernur Jakarta Pramono Anung mengklaim genangan kini lebih cepat surut dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mencatat sedikitnya 57 RT dan lebih dari 40 ruas jalan tergenang di Jakarta Barat, Selatan, Timur, dan Utara. Genangan tertinggi terjadi di Kelurahan Tegal Alur, Jakarta Barat, dengan ketinggian mencapai 75 sentimeter.
Banjir juga mengganggu akses menuju Bandara Soekarno-Hatta, menyebabkan kemacetan panjang. Polisi bahkan membuka jalur tol bagi pengendara roda dua karena jalan non-tol tak dapat dilalui. Selain itu, perjalanan KRL Commuter Line lintas Angke–Kampung Bandan sempat tersendat akibat air dan pohon tumbang.
Di permukiman warga, banjir mencapai hampir satu meter di sejumlah titik seperti Jeruk Purut, Kebon Pala, Kampung Melayu, dan Kelapa Gading. Warga terpaksa menggunakan perahu karet untuk beraktivitas.
BPBD bersama dinas terkait terus melakukan penyedotan air dan mengimbau warga tetap waspada karena BMKG memprediksi cuaca ekstrem hingga 13 Januari. Sejumlah wilayah dilaporkan mulai surut.
Pramono menyebut kesiapsiagaan petugas menjadi kunci penanganan banjir. Ia juga menegaskan Pemprov DKI menyiapkan solusi jangka panjang, termasuk pembangunan sembilan waduk atau embung baru untuk meningkatkan daya tampung air dan mengurangi risiko banjir di Jakarta.
TangselCity | 23 jam yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pendidikan | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu


