Donasi Bencana Sumatera Dari Tangsel Tembus Rp 1,65 M
CIPUTAT-Donasi bencana Sumatera yang dihimpun Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah mencapai lebih dari Rp 1,65 miliar.
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan mengatakan, pengumpulan donasi tersebut diperuntukkan bagi masyarakat di berbagai daerah terdampak bencana di Sumatera, di antaranya Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
“Alhamdulillah, donasi untuk kabupaten-kabupaten yang terdampak bencana di Sumatera sudah terkumpul sekitar Rp 1,650 miliar lebih,” ujar Pilar usai menggelar acara penghimpunan donasi bantuan Sumatera dengan Baznas di Puspemkot Tangsel, Selasa (13/1).
Ia menjelaskan, penggalangan donasi dilakukan berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Tangerang Selatan yang diterbitkan sejak akhir tahun lalu. Pengumpulan dana dilakukan secara terpusat melalui Baznas Tangsel agar penyalurannya transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dari total dana yang terkumpul, Pilar menyebut sekitar Rp947 juta telah disalurkan ke wilayah terdampak. Sementara sisanya, sekitar Rp703 juta, saat ini masih dalam tahap pemetaan dan perencanaan penyaluran agar tepat sasaran.
“Kami sedang melakukan pemetaan dan komunikasi. Kami libatkan Dinas Sosial, BPBD, Inspektorat sebagai pemeriksa keuangan, Baznas, serta Bagian Kesejahteraan Rakyat untuk bersama-sama merumuskan rencana penyaluran sisa anggaran ini,” jelasnya.
Pemkot Tangsel, lanjut Pilar, juga terus melakukan monitoring langsung ke lokasi bencana. Tim dari Baznas secara bergantian turun ke lapangan untuk melihat kondisi terkini dan kebutuhan riil masyarakat terdampak.
“Bantuan bisa berupa uang maupun barang. Kalau bantuan barang, kita usahakan belinya di lokasi bencana agar ikut menggerakkan roda ekonomi masyarakat setempat dan lebih efektif,” katanya.
Menjelang bulan Ramadan, Pemkot Tangsel juga memprioritaskan bantuan kebutuhan pokok, terutama bahan makanan untuk sahur dan berbuka puasa. Selain itu, opsi bantuan lain seperti tenda darurat, air bersih, hingga kebutuhan bayi juga menjadi pertimbangan.
Pilar menambahkan, donasi yang terkumpul di wilayah termuda ini menjadi yang tertinggi di Provinsi Banten untuk bantuan bencana Sumatera.
“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh donatur, baik dari ASN, OPD, kecamatan, lembaga, maupun masyarakat umum. Semoga bantuan ini berkah dan bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ucapnya.
Seluruh dana yang masuk, tegas Pilar, akan diaudit secara terbuka oleh Inspektorat. Setelah itu, Baznas akan menyampaikan laporan pertanggungjawaban keuangan kepada publik karena dana tersebut merupakan dana masyarakat.
Ke depan, Pemkot Tangsel berencana memfokuskan bantuan ke wilayah yang masih berstatus tanggap darurat, salah satunya di Aceh Tamiang.
“Kebutuhannya sangat besar, mulai dari pembersihan lumpur, alat berat, hingga pembangunan rumah warga. Ini yang sedang menjadi perhatian utama kami,” pungkas Pilar.
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu


