TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Mbappe Kirim Ucapan Perpisahan untuk Xabi Alonso Usai Didepak Real Madrid

Reporter: Farhan
Editor: AY
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:31 WIB
Bomber Real Madrid Kylian Mbappe. Foto : Ist
Bomber Real Madrid Kylian Mbappe. Foto : Ist

SPANYOL – Kylian Mbappe menyampaikan pesan emosional setelah Real Madrid resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Xabi Alonso. Penyerang asal Prancis itu menjadi sosok pertama di skuad Los Blancos yang memberikan reaksi terbuka atas kepergian sang juru taktik.

 

Keputusan manajemen Madrid diumumkan tak lama setelah kekalahan dramatis 2-3 dari Barcelona pada final Piala Super Spanyol yang berlangsung di Arab Saudi. Hasil tersebut diyakini menjadi pemicu utama meningkatnya tekanan terhadap Alonso.

 

Sebelum laga final, posisi Alonso memang sudah berada dalam sorotan. Performa Real Madrid dinilai belum konsisten sepanjang musim, sementara jarak empat poin dari Barcelona di klasemen LaLiga menambah beban ekspektasi. Selain itu, isu ketidakharmonisan di ruang ganti turut disebut-sebut memengaruhi arah keputusan klub.

 

Melalui akun media sosial pribadinya, Mbappe mengunggah foto kebersamaannya dengan Xabi Alonso di Santiago Bernabeu. Unggahan tersebut disertai pesan penghargaan atas kerja sama singkat namun berkesan yang mereka jalani.

 

Mbappe menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Alonso sejak awal kehadirannya di Real Madrid. Ia menilai mantan gelandang timnas Spanyol itu sebagai pelatih dengan visi kuat serta pemahaman mendalam terhadap sepak bola modern. Mbappe pun mendoakan kesuksesan Alonso dalam perjalanan karier berikutnya.

 

Selama berada di bawah arahan Alonso, Mbappe tampil sebagai salah satu pilar utama tim. Konsistensinya di lini depan kerap menjadi pembeda dalam berbagai pertandingan, meski performa Madrid secara keseluruhan masih naik turun.

 

Penyerang berusia 26 tahun tersebut mencatatkan kontribusi signifikan sepanjang musim dan mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama bekerja dengan Alonso.

 

Di balik kontribusi Mbappe, masa kepelatihan Alonso juga diwarnai dinamika internal. Salah satu momen yang menyita perhatian terjadi seusai final Piala Super Spanyol, ketika Alonso meminta para pemain memberikan penghormatan kepada Barcelona sebagai juara.

 

Dalam momen itu, Mbappe terlihat bereaksi berbeda sebelum meninggalkan lapangan. Laporan BBC Sport turut mengungkap adanya perbedaan pandangan antara Mbappe dan Alonso terkait pendekatan taktik jelang laga final.

 

Situasi tersebut diyakini menjadi bagian dari rangkaian faktor yang mempercepat keputusan Real Madrid untuk mengakhiri masa jabatan Xabi Alonso.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit