Perkuat Ekonomi Lokal, Koperasi Merah Putih Cipayung Tawarkan Sembako Terjangkau bagi Warga
CIPUTAT – Koperasi Merah Putih Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat, mulai menunjukkan peran strategisnya dalam memperkuat ekonomi lokal. Melalui penyediaan sembako dengan harga terjangkau, koperasi ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan dari tingkat kelurahan.
Lurah Cipayung, Dini Nurlianti, mengatakan Koperasi Merah Putih dibentuk secara bertahap dengan melibatkan tokoh-tokoh lokal. Prosesnya diawali dari pembentukan pengawas, pengurus hingga penunjukan ketua koperasi yang kini dijabat Fahmi, warga asli Cipayung.
“Setelah pengurus terbentuk, kami langsung melakukan sosialisasi ke seluruh elemen masyarakat. Saya sendiri turun ke berbagai kegiatan kemasyarakatan untuk mengenalkan Koperasi Merah Putih,” ujar Dini di koperasi yang tak jauh dari Kantor Kelurahan Cipayung, Rabu (14/1).
Sosialisasi tersebut menyasar RT dan RW, PKK, kader, Karang Taruna, hingga jamaah pengajian. Selain itu, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di wilayah Cipayung juga didata dan diajak bergabung sebagai anggota koperasi.
“UMKM kita data bersama tim PKCS, Komunitas Kreatif Kecamatan Ciputat. Tujuannya agar pelaku usaha lokal bisa terlibat dan tumbuh bersama koperasi,” jelasnya.
Saat ini, sudah banyak anggota Koperasi Merah Putih Cipayung, meliputi RT dan RT, warga, hingga sejumlah pelaku UMKM di wilayah ini.
Dini mengakui, pada tahap awal masih ada masyarakat yang menganggap koperasi identik dengan simpan pinjam. Padahal, fokus utama koperasi ini adalah koperasi barang yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Selain sembako, sebagai latar belakang penguatan layanan, Koperasi Merah Putih Cipayung juga mulai menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat lainnya, terutama keperluan rumah tangga sehari-hari, sehingga koperasi dapat menjadi alternatif belanja warga di lingkungan sendiri.
Untuk menunjang operasional, koperasi kini telah memiliki kios yang berada di lingkungan permukiman warga. Lokasi tersebut dipilih agar mudah diakses sekaligus menjadi pusat distribusi barang kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran.
Menariknya, meski pada awalnya transaksi diprioritaskan bagi anggota, saat ini koperasi juga melayani masyarakat umum. Namun, warga tetap didorong menjadi anggota agar mendapatkan harga yang lebih murah.
“Kalau jadi anggota, harganya lebih rendah lagi. Dari situ masyarakat pelan-pelan tertarik untuk bergabung,” ujar Dini.
Syarat keanggotaan pun tergolong mudah. Warga cukup mengisi formulir, melampirkan KTP, membayar simpanan pokok sebesar Rp50 ribu serta simpanan wajib Rp20 ribu per bulan yang menjadi tabungan anggota.
Sementara itu, Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Cipayung, Fahmi, menyebut penyediaan sembako dengan harga terjangkau menjadi kunci tumbuhnya kepercayaan masyarakat.
“Kalau harga lebih murah, masyarakat pasti merasakan manfaatnya. Sembako kita ambil langsung dari distributor sehingga bisa dijual di bawah harga pasaran,” kata Fahmi.
Fahmi menambahkan, modal koperasi bersumber dari simpanan anggota. Keuntungan yang diperoleh nantinya akan dikembalikan kepada anggota melalui mekanisme rapat anggota tahunan (RAT).
“Kalau koperasi kuat, ekonomi lokal ikut bergerak. Itu tujuan utama kami,” pungkasnya.
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 7 jam yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu


