TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Forum Dialog di UKSW, Gibran Bahas Kelanjutan IKN hingga Kecerdasan Buatan

Reporter & Editor : AY
Selasa, 27 Januari 2026 | 10:24 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kanan) didampingi Rektor Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Intiyas Utami (kanan) berbicara di hadapan ribuan mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga, Jawa Tengah, Senin (26/1/26). Foto : Ist
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kanan) didampingi Rektor Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Intiyas Utami (kanan) berbicara di hadapan ribuan mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga, Jawa Tengah, Senin (26/1/26). Foto : Ist

SALATIGA – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka berbicara di hadapan ribuan mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga, Jawa Tengah, Senin (26/1/2026). Dalam forum dialog tersebut, Gibran mengulas berbagai isu strategis masa depan bangsa, mulai dari kelanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga penguatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

 

Kedatangan Gibran di Kampus UKSW disambut Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Rektor UKSW Prof. Intiyas Utami, serta Direktur Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat UKSW Prof. Hindriyanto Dwi Purnomo. Talkshow berlangsung dalam suasana serius namun santai, dengan antusiasme tinggi dari para mahasiswa.

 

IKN Diklaim Sesuai Timeline

Terkait pembangunan IKN, Gibran menegaskan proyek tersebut berjalan sesuai rencana dan tidak ada yang terbengkalai.

 

“Tidak ada yang mangkrak di IKN. Pembangunannya sudah sesuai timeline,” ujarnya.

 

Ia menyampaikan, saat melakukan kunjungan pada Desember 2025, progres pembangunan menunjukkan hasil signifikan.

 

“Desember 2025 saya ke sana, dua minggu setelahnya Pak Presiden juga berkunjung. Progresnya cukup bagus, semua sesuai timeline. PR-nya sekarang tinggal membangun gedung legislatif dan yudikatif,” kata Gibran.

 

Menurutnya, IKN dirancang sebagai kota masa depan yang nyaman dan layak huni.

 

“Ini kota yang sangat hidup, udaranya bersih, bebas macet, dan insya Allah aman dari bencana. Tempat yang sangat ideal untuk anak-anak muda. Kita bukan hanya memindahkan kantor, tapi juga membangun mindset baru,” jelasnya.

Ke depan, berbagai fasilitas penunjang seperti kawasan komersial, pusat hiburan, hingga sport center akan terus dikembangkan.

 

Target Pemerintahan Efektif di IKN Mulai 2029

 

Menjawab pertanyaan mahasiswa terkait target pemindahan pemerintahan, Gibran menyebut pemerintah saat ini fokus menuntaskan pembangunan gedung DPR serta lembaga yudikatif seperti Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi. Pemerintah optimistis infrastruktur utama dapat diselesaikan pada 2028.

 

“Kita doakan yang terbaik. Nanti 2028 selesai semua dan kita bisa pindah ke sana. Mungkin 2029 dan seterusnya, seluruh kegiatan pemerintahan sudah efektif dilakukan di IKN,” imbuhnya.

 

Mahasiswa Didorong Kuasai AI

Selain membahas IKN, Gibran mendorong mahasiswa untuk menguasai teknologi digital seperti AI, blockchain, dan robotika agar mampu bersaing di era transformasi global.

“Kita ingin anak-anak muda punya critical thinking, problem solving, dan berpikir komputasional,” tuturnya.

 

Ia menekankan pentingnya penguatan infrastruktur digital agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga pelaku utama dalam transformasi digital. Hal itu termasuk upaya menghilangkan blank spot jaringan 4G dan 5G.

 

Gibran juga menyinggung pemanfaatan teknologi digital dalam layanan publik, seperti Online Single Submission (OSS), e-Katalog, hingga sistem Cortex yang akan segera diterapkan.

 

“Semuanya menggunakan teknologi terkini untuk mempermudah masyarakat. Sebenarnya AI ini sudah ada dalam kehidupan kita sehari-hari, kita kadang belum sadar saja,” ucapnya.

 

Komitmen Percepatan Pembangunan Papua

 

Dalam kesempatan itu, Gibran turut menegaskan komitmen pemerintah mempercepat pembangunan Papua, khususnya di sektor kesehatan dan pendidikan. Ia menyebut program prioritas Presiden Prabowo Subianto seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), dan Sekolah Rakyat harus benar-benar dirasakan masyarakat Papua.

 

“Rumah sakit sudah modern dengan alat-alat terbaru seperti CT Scan dan MRI, dokter juga sudah kami datangkan. Jangan sampai ada sekolah rusak atau berlantaikan tanah,” tegasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit