TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Musrenbang Rengas Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Rabu, 28 Januari 2026 | 07:23 WIB
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Ciputat Timur yang digelar di Kelurahan Rengas. (tangselpos.id/rmn)
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Ciputat Timur yang digelar di Kelurahan Rengas. (tangselpos.id/rmn)

CIPUTAT TIMUR—Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Ciputat Timur yang digelar di Kelurahan Rengas menekankan pentingnya pemerataan pembangunan yang berkelanjutan dan tepat sasaran. Sejumlah usulan program dipersiapkan untuk masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tangerang Selatan Tahun 2027.

 

Camat Ciputat Timur, Rastra Yudhatama mengatakan, secara umum pembangunan infrastruktur di Kelurahan Rengas sudah berjalan merata. Namun, peningkatan kualitas lingkungan dan pemberdayaan warga tetap menjadi perhatian.

 

“Alhamdulillah, pembangunan di Rengas sudah cukup merata. Jalan lingkungan sudah baik, tinggal mendorong warga untuk terus mempercantik dan merawat lingkungannya,” ujar Yudha, Selasa (27/1).

 

Meski demikian, Yudha menyebut masih terdapat sejumlah kebutuhan yang perlu ditindaklanjuti, di antaranya penerangan jalan umum (PJU), terutama di gang-gang sempit yang belum terjangkau.

 

“Kami mengusulkan PJU skala kecil melalui program Tangsel Terang agar seluruh lingkungan bisa terang dan aman,” katanya.

 

Selain infrastruktur, Musrenbang juga menyoroti program bedah rumah agar tepat sasaran. Yudha meminta pengurus Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) bersama RT dan RW melakukan pendataan secara cermat.

 

“Bedah rumah ini harus benar-benar untuk warga yang sangat membutuhkan. Bukan sekadar keinginan, tapi kebutuhan,” tegasnya.

 

Pada sektor pemberdayaan masyarakat, Yudha menegaskan penanganan sampah tetap menjadi program prioritas sesuai arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan. Upaya penanganan dilakukan dari hulu, salah satunya melalui penerapan biopori di lingkungan permukiman.

 

“Saya tekankan satu rumah minimal memiliki satu lubang biopori untuk mengurangi sampah organik yang dibawa ke TPA Cipeucang,” jelasnya.

 

Kemudian yang tak kalah pentingnya, upaya penanganan stunting juga  tetap menjadi perhatian melalui penguatan peran kader posyandu dan pos gizi, termasuk pemberian makanan tambahan (PMT).

 

Sementara itu, pemberdayaan kepemudaan diarahkan pada kegiatan yang berdampak langsung dan berkelanjutan.

 

“Anak muda perlu didorong dengan program yang punya efek jangka panjang dan bisa menjadi sumber penghasilan ke depan,” pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit