Puasa Kedua Ramadan, Hujan Tanpa Henti Picu Banjir di Tangsel
PONDOK AREN – Hujan tanpa henti yang mengguyur Kota Tangerang Selatan sejak dini hari hari kedua puasa Ramadan menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, Kamis (20/2). Genangan air terpantau mulai membangunkan warga sekitar pukul 03.45 WIB.
Penata Layanan Operasional sekaligus Komandan Pleton (Danton) Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kota Tangsel, Dian Wiryawan, mengatakan banjir terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang berlangsung sejak malam hingga menjelang sahur.
“Berdasarkan laporan pantauan hingga pukul 05.51 WIB, terdapat sedikitnya 10 titik genangan dan banjir di wilayah Pondok Aren dan Ciputat Timur dengan tinggi muka air bervariasi,” ujar Dian.
Di wilayah Kelurahan Jurangmangu Barat, Kecamatan Pondok Aren, banjir merendam Kampung Pondok Jati RT 004/04 dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter dan berdampak pada 25 kepala keluarga (KK). Sementara di Jalan Pandan Sari RT 05/03, genangan setinggi 30 sentimeter berdampak pada 40 KK.
Banjir juga melanda Perumahan Taman Mangu RW 12 dengan tinggi muka air berkisar 5 hingga 35 sentimeter dan berdampak pada sekitar 300 KK. Di Perumahan Pd Safari RW 15, genangan mencapai 10 hingga 60 sentimeter dengan 90 KK terdampak.
“Untuk Jalan Ceger Raya–Taman Mangu, genangan air terpantau setinggi kurang lebih 45 sentimeter,” jelasnya.
Sementara itu, di Kecamatan Ciputat Timur, banjir merendam Kampung Tembok Bolong RT 006 RW 12, Kelurahan Rempoa, dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter dan berdampak pada 50 KK. Di kawasan Flamboyan Adiraga RT 009 RW 12, genangan setinggi 40 sentimeter berdampak pada 40 KK.
Genangan juga terjadi di sejumlah lokasi lainnya, seperti Masjid IKADI di Jalan Cici Raya, Kelurahan Sawah, dengan tinggi muka air 5 hingga 30 sentimeter, serta Villa Mutiara RT 004 RW 04, Kelurahan Sawah Baru, dengan ketinggian serupa.
Selain itu, banjir turut merendam Perumahan Taman Mangu 1 RT 001 dan 002 RW 06, Kelurahan Pondok Aren, dengan tinggi muka air sekitar 30 sentimeter dan berdampak pada 100 KK.
Dian menambahkan, petugas BPBD telah diterjunkan ke seluruh lokasi terdampak untuk melakukan pemantauan dan penanganan awal.
“Kami terus siaga dan berkoordinasi dengan pihak terkait sambil memantau perkembangan ketinggian air,” pungkasnya.
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Opini | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu




