Arus Mudik ke Jawa Meningkat, Rekayasa Lalin Diperkuat
JAKARTA - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memperkuat rekayasa lalu lintas menyusul lonjakan arus mudik menuju wilayah timur Trans Jawa. Peningkatan volume kendaraan terpantau signifikan di Gerbang Tol Cikampek Utama, khususnya ke arah Timur.
Corporate Secretary and Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa pihaknya bersama Kepolisian telah menerapkan sistem one way lokal untuk mengurai kepadatan. Rekayasa ini berlaku dari KM 70 Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 263 Tol Pejagan–Pemalang, disertai contraflow di titik-titik rawan macet, termasuk KM 55–70 arah Cikampek.
Selain itu, JTT mengoperasikan 22 gardu tol di Cikampek Utama secara situasional guna mempercepat transaksi. Diskon tarif 23% di ruas Batang–Semarang juga masih diberlakukan untuk mendistribusikan arus kendaraan.
Tercatat, sebanyak 290.799 kendaraan menuju Timur (naik 68,99% dari normal), sementara arus ke Jakarta menurun menjadi 161.129 kendaraan. Peningkatan juga terjadi di sejumlah titik di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
JTT mengimbau pemudik untuk mengutamakan keselamatan, memastikan kondisi kendaraan, kecukupan BBM, serta saldo uang elektronik sebelum perjalanan.
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Politik | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu












