Tiga Jenazah Prajurit TNI Tiba di Tanah Air, Presiden Dijadwalkan Hadiri Upacara Penghormatan
TANGERANG – Sebanyak 90 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan kedatangan jenazah tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian dunia. Ketiganya tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Sabtu (4/4/2026).
Ketiga prajurit tersebut gugur akibat serangan tembakan artileri di sekitar posisi kontingen UNIFIL Indonesia di wilayah Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan, pada Minggu (29/3).
Kepala Polresta Bandara Soetta, Kombes Pol Wisnu Wardana, menjelaskan bahwa puluhan personel yang disiagakan berasal dari unsur Polri, TNI, dan Avsec.
“Sebanyak 90 personel gabungan kami kerahkan untuk pengamanan kedatangan jenazah prajurit TNI dari Lebanon,” ujarnya.
Pengamanan difokuskan di sejumlah titik strategis, mulai dari area kedatangan pesawat, jalur lalu lintas menuju Terminal 3, hingga lokasi upacara penghormatan di Terminal VVIP.
Wisnu menambahkan, apabila Presiden hadir dalam prosesi tersebut, maka pengamanan utama akan dipimpin oleh pihak TNI, sementara kepolisian bertugas sebagai pendukung di lapangan.
“Jika Presiden hadir, TNI akan menjadi leading sector, sedangkan kami melakukan back up pengamanan di beberapa titik,” jelasnya.
Ia juga memastikan situasi keamanan dan ketertiban di kawasan Bandara Soekarno-Hatta dalam kondisi aman dan kondusif.
Berdasarkan jadwal, ketiga jenazah diberangkatkan dari Istanbul, Turki, menggunakan pesawat Turkish Airlines dengan nomor penerbangan TK 056 dan diperkirakan tiba pada pukul 17.35 WIB.
Setibanya di Indonesia, akan digelar upacara penyambutan sekaligus persemayaman di Terminal VVIP Bandara Soekarno-Hatta. Prosesi tersebut direncanakan dihadiri Presiden Republik Indonesia sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada para prajurit yang gugur.
Selanjutnya, jenazah akan diberangkatkan ke Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing.
Adapun ketiga prajurit yang gugur adalah Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anm) M. Nur Ichwan, dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadon.
Sebelumnya, upacara penghormatan terakhir telah dilaksanakan oleh UNIFIL pada Kamis (2/4) di Hanggar Lebanese Air Force, Beirut. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Force Commander UNIFIL serta dihadiri perwakilan Indonesia, Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan unsur militer internasional.
TangselCity | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu


