Temuan Mayat Lansia Gegerkan Penghuni Apartemen Di Ciputat
Timbulkan Bau Menyengat
CIPUTAT-Penghuni sebuah apartemen di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria lanjut usia (lansia) di dalam kamar hunian bertingkat itu, Senin (11/5) malam.
Korban diketahui berinisial GK (64 tahun), yang merupakan salah satu penghuni apartemen tersebut. Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB setelah warga mencium aroma tidak sedap dari area kamar korban.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan, penemuan mayat bermula saat seorang saksi merasa curiga dengan bau menyengat yang muncul dari sekitar lokasi kejadian.
“Saksi mencoba mengecek karena mencium bau tidak sedap dan saat itu pintu kamar tidak terkunci,” kata Bambang, saat dikonfirmasi, Selasa (12/5).
Karena merasa khawatir, saksi kemudian mengajak beberapa orang lainnya untuk bersama-sama masuk ke dalam kamar guna memastikan kondisi penghuni apartemen tersebut. Saat pintu dibuka, para saksi mendapati korban sudah dalam kondisi terlentang di dalam kamar dan tidak bernyawa.
Penemuan itu langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian. Tak lama berselang, anggota polisi dari Polsek Ciputat Timur bersama tim identifikasi mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di dalam unit apartemen tempat korban ditemukan. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun indikasi tindak pidana lainnya.
“Setelah dilakukan pemeriksaan di TKP oleh Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tangsel, korban diduga meninggal dunia karena sakit,” ujar Bambang.
Menurut keterangan yang diperoleh polisi, korban diketahui memiliki riwayat penyakit liver yang dideritanya dalam beberapa bulan terakhir. “Korban diketahui memiliki riwayat sakit liver selama kurang lebih tiga bulan terakhir,” katanya.
Polisi menduga korban telah meninggal dunia beberapa hari sebelum akhirnya ditemukan oleh warga apartemen. Meski demikian, aparat kepolisian tetap melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kematian korban sebelum jasad dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut.
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 16 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Selebritis | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu





