TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

Mimpi Buruk Barcelona di Liga Champions Belum Usai

Reporter: Farhan
Editor: AY
Kamis, 16 April 2026 | 06:46 WIB
Laga Barcelona vs Atletico Madrid. Foto : Ist
Laga Barcelona vs Atletico Madrid. Foto : Ist

SPANYOL - Mimpi buruk FC Barcelona di Liga Champions terus berlanjut—bahkan sudah lebih dari satu dekade. Dominasi permainan seolah tak berarti ketika momen krusial justru lepas begitu saja.

 

Teranyar, Barcelona kembali harus mengubur impian mereka di kompetisi elite Eropa. Meski menang 2-1 pada leg kedua perempat final di kandang Atletico Madrid, tim asuhan Hansi Flick tetap tersingkir dengan agregat 2-3. Kekalahan ini sekaligus memperpanjang puasa gelar Liga Champions mereka menjadi 11 tahun.

 

Secara statistik, hasil tersebut terasa makin menyakitkan. Dalam dua leg, Blaugrana mencatatkan 15 tembakan tepat sasaran, namun hanya mampu menghasilkan dua gol. Sebaliknya, Atletico tampil jauh lebih efisien dengan mencetak tiga gol dari delapan tembakan tepat sasaran. Pada laga di Metropolitano, Barcelona bahkan menguasai 71 persen penguasaan bola angka yang tak cukup untuk mengubah nasib.

 

Situasi ini seakan menjadi pengulangan pahit masa lalu, mengingatkan pada kegagalan melawan Chelsea FC di Liga Champions 2012. Kala itu, dominasi permainan Barcelona juga dipatahkan oleh efektivitas serangan balik lawan.

Masalah disiplin turut memperparah keadaan. Dua kartu merah yang diterima dalam dua pertemuan melawan Atletico menjadi pukulan telak yang sulit dipulihkan.

 

Media Spanyol, Diario Sport, menilai kegagalan ini sebagai bukti bahwa sepak bola tak hanya soal penguasaan bola. “Efisiensi dan momen-momen penting selalu menjadi faktor penentu,” tulis mereka.

 

Di sisi lain, Atletico kembali menunjukkan mentalitas kuat mereka. Klub asal Madrid itu kini mencatatkan rekor impresif: lolos 22 kali ke fase berikutnya setelah memenangkan leg pertama di kandang lawan.

Dengan tujuh kekalahan dari sepuluh laga perempat final terakhir, Barcelona kini hanya memiliki satu target realistis musim ini—mempertahankan gelar domestik di LaLiga.

 

“Kami layak ke semifinal. Kami seharusnya mencetak lebih banyak gol, tapi inilah kenyataannya,” ujar Flick.

“Kami tentu kecewa. Semua punya mimpi besar menjuarai Liga Champions, dan kami masih dalam proses menuju ke sana.”

 

Kenyataannya, mimpi besar itu kembali tertunda. Dan bagi Barcelona, Liga Champions masih menjadi panggung penuh luka yang belum juga sembuh.

Komentar:
ePaper Edisi 16 April 2026
Berita Populer
01
SIM Keliling Kota Tangsel Senin 13 April 2026

TangselCity | 3 hari yang lalu

04
Motor Mahasiswi Raib Digasak Maling

TangselCity | 3 hari yang lalu

05
06
08
Gedung SMPN 26 Dibangun

TangselCity | 3 hari yang lalu

10
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit