Polisi Ringkus 3 Spesialis Maling AC Di Sekolah
PONDOK AREN-Aksi pencurian pendingin ruangan (AC) di sejumlah sekolah wilayah Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap tiga pelaku kurang dari 24 jam setelah laporan diterima.
Ketiga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial AAI (24), SA (18), dan SAS (24). Mereka ditangkap di kawasan Jalan Jombang Raya, Kelurahan Parigi, Kecamatan Pondok Aren.
Kapolsek Pondok Aren, Kompol Anne Rose Agrippina Putri mengatakan, para pelaku mengakui telah beberapa kali melakukan aksi serupa di wilayah tersebut. “Laporan yang masuk di kami tercatat sebanyak tiga kasus,” ujar Anne, Kamis (23/4).
Menurut Anne, sasaran utama para pelaku adalah fasilitas sekolah, khususnya mesin AC yang dinilai mudah dijual kembali. “Dalam melakukan pencurian, ketiga pelaku mengincar fasilitas sekolah, terutama AC. Mereka juga selalu membawa alat perkakas untuk melancarkan aksinya,” jelasnya.
Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya blower AC, kompor, serta barang-barang berharga lainnya yang diduga hasil curian. “Barang bukti yang kami amankan berupa blower AC, kompor, dan beberapa barang lainnya,” katanya.
Para pelaku mengaku nekat mencuri karena alasan ekonomi. Mereka bahkan sudah memahami cara membongkar mesin AC tanpa merusak komponen utama. “Cara pelaku membuka AC menggunakan kunci,” terang Anne.
Sementara, polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan penadah barang hasil curian yang diduga ikut terlibat dalam kasus ini. “Untuk penadahnya masih kami lakukan penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.
Di sisi lain, aksi pencurian ini sempat terekam kamera pengawas (CCTV) di lingkungan sekolah. Rekaman menunjukkan pelaku menggunakan besi penutup got sebagai alat bantu untuk memanjat. “Di sini satu mesin yang hilang,” ujar Yusuf, petugas kebersihan SDN Pondok Pucung 03.
Yusuf menjelaskan, dalam rekaman CCTV terlihat dua pelaku beraksi pada Senin malam sekitar pukul 21.25 WIB. Mereka terlebih dahulu mencopot besi penutup got sebelum digunakan untuk memanjat. “Mereka copot besi penutup got, lalu dipakai untuk naik,” katanya.
Keesokan paginya, tiga besi penutup got ditemukan tergeletak di lorong sekolah, sementara satu batang lainnya masih bersandar di tembok.
Aksi pencurian juga terjadi di gedung sekolah untuk anak berkebutuhan khusus (ABK) yang berada di sekitar lokasi. Dalam kejadian itu, tiga unit mesin AC dilaporkan hilang. “Kalau yang hilang di gedung ABK ada tiga unit,” ujar Yusuf.
Ia menambahkan, posisi mesin AC yang dicuri berada di ketinggian sekitar dua hingga 2,5 meter, namun tetap bisa dijangkau pelaku dengan alat sederhana. “Pelaku panjat mesin AC yang ada di ketinggian sekitar 2,5 meter pakai besi penutup got,” pungkasnya.(dra)
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 21 jam yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 21 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 23 jam yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu



