Tanpa Bimbel, Siswa MAN IC Serpong Raih Skor Tertinggi UTBK 2026 dan Lolos ke STEI ITB
SERPONG - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa madrasah. Ahmad Salman Al-Makkiy, siswa MAN Insan Cendekia (IC) Serpong, berhasil mencatatkan namanya sebagai salah satu peraih nilai tertinggi dalam Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026.
Salman meraih skor luar biasa pada subtes Pengetahuan Kuantitatif (PK), yakni 1.173,55. Berkat capaian tersebut, ia juga berhasil mengamankan kursi di Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) Institut Teknologi Bandung (ITB), salah satu program studi paling kompetitif di Indonesia.
Kepala MAN IC Serpong, Hilal Najmi, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian siswanya tersebut. Menurutnya, keberhasilan Salman menjadi bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan meraih prestasi terbaik di tingkat nasional.
“Capaian Salman menunjukkan bahwa kerja keras, strategi belajar yang tepat, serta lingkungan belajar yang mendukung dapat mengantarkan siswa madrasah menjadi yang terbaik,” ujarnya.
Menariknya, kesuksesan Salman diraih tanpa mengikuti bimbingan belajar (bimbel) formal. Ia mengaku lebih banyak mengandalkan latihan soal secara mandiri dan memanfaatkan berbagai sumber belajar yang tersedia di internet.
Melalui unggahannya di media sosial X, Salman mengungkapkan bahwa dirinya rutin mempelajari materi UTBK dari kanal-kanal edukasi di YouTube serta mengerjakan latihan dan try out dari berbagai platform pembelajaran.
“Fun fact, aku nggak ikut bimbel sama sekali. Jadi lebih banyak latihan mandiri. Untuk materi, aku belajar dari YouTube dan berbagai platform latihan soal,” tulisnya.
Menurut Salman, kunci utama menghadapi UTBK bukanlah mengikuti metode belajar orang lain, melainkan memahami kelemahan diri sendiri. Ia menyarankan calon peserta UTBK untuk rutin mengikuti try out guna memetakan kemampuan dan fokus memperbaiki bagian yang masih kurang.
“Setiap orang punya kebutuhan belajar yang berbeda. Mulailah dengan beberapa kali try out untuk mengetahui kelemahan masing-masing, lalu fokus memperbaikinya sampai benar-benar siap menghadapi ujian,” pesannya.
Kisah Salman menjadi inspirasi bahwa kesuksesan dalam UTBK tidak selalu bergantung pada bimbingan belajar.
Dengan disiplin, konsistensi, dan strategi yang sesuai dengan kebutuhan pribadi, peluang meraih hasil terbaik tetap terbuka lebar.
TangselCity | 3 hari yang lalu
Opini | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 23 jam yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu


