TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers
BINAJAYA CUP XXVII 2026

Denis Dilanda Ketegangan, Michael Chiox's Bilang Begini

Reporter & Editor : Redaksi
Kamis, 16 Juli 2026 | 19:42 WIB
Pemain Denis FC bernomorpunggung 18, Idris Afandi ancang-ancang lepaskan tendangan pada laga Kamis (16/07/2026).(tangselpos.id).
Pemain Denis FC bernomorpunggung 18, Idris Afandi ancang-ancang lepaskan tendangan pada laga Kamis (16/07/2026).(tangselpos.id).

PAMULANG-Ketegangan landa skuad Denis FC saat hadapi kesebelasan Toya di babak 32 besar Binajaya Cup XXVII 2026. Pada akhirnya, Denis menyudahi laga dengan keunggulan 2-0 dan lolos ke putaran ketiga. 
 

Pada laga di Lapangan Latus Jaya, Kedaung, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (16/07/2026) ini, Denis alami kebuntuan di babak pertama. Perombakan besar-besaran yang dilakukan Toya FC membuat tim asal Rawabuntu, Serpong, Kota Tangsel ini tampil memberi perlawanan sengit terhadap raja tarkam asal Parigi Baru Denis FC. 
 

Toya FC yang dimotori Soki, Yayang, Apit, dan Rian memaksa lini belakang Denis FC yang dikomandoi Fauzi Black dan Jovan kerja keras. Bahkan dua pemain Denis yakni, bek Jovan dan gelandang Joe Kante sempat terlibat perselisihan. Jovan terlihat kesal, karena alur serangan Toya FC tanpa ada yang memutus dari lini tengah. 
 

Sementara, upaya Denis untuk membobol gawang Toya FC lewat Omari, Havid Ali maupun Toto Rianto juga cukup sulit akibat pressing ketat yang diterapkan para pemain Toya FC. Skor 0-0 sesampainya wasit Marjo meniup peluit tanda turun minum. 
 

Manajer Denis FC, Michael Chiox's juga terlihat tegang. Wajahnya memerah. Dia menghampiri satu per satu pemain Denis dengan raut muka kecewa. Para pemain Denis hanya bisa terdiam. 

Gelandang asing Denis FC, Joe Kante berupaya mengejar bola pada laga Kamis (16/07/2026).(tangselpos.id). 

Di babak kedua, kesebelasan Denis mengubah pola permainan dari formasi 4-3-2-1 menjadi 3-4-3, setelah Ervin Rianto, Yoga, dan Wage dimainkan masing-masing menggantikan Toto Rianto, Henry Rivaldi, dan Idris Afandi. 
 

Formasi 3-4-3 ini membuat Omari dari striker menjadi gelandang. Posisi yang ditinggalkan Omari ditempati Ervin. Sedangkan, Joe Kante bergeser dari lini tengah ke sisi kanan, dan Egi Sutisna dari bek kanan bermain lebih ke sayap. Lini belakang dikawal Fauzi Black, Jovan, dan Wage. Fauzi Black sebagai bek kanan digantikan Andri Belo.  
 

Denis akhirnya memecah kebuntuan. Di menit 19, Egi Sutisna melepaskan crossing ke mulut gawang Toya FC. Havid Ali datang menyambut bola di udara dengan kepala. Si kulit bundar bersarang ke dalam gawang Toya FC yang dijaga Favel. 
 

Dua menit kemudian, Denis FC menggandakan keunggulannya lewat sepakan Omari. Denis unggul 2-0 dan melaju ke babak 16 besar bertemu Cie Allstar dari Mampang, Jakarta Selatan. 
 

Sesuai pertandingan, Manajer Denis FC, Michael Chiox's mengeluhkan kondisi lapangan. "Bola susah dikontrol, lapangannya begini (keras). Bola yang dipakai juga tidak enak," ungkap Chiox's. 
 

Terkait duel dengan Cie Allstar nanti, ketua Karang Taruna Parigi Baru ini mengaku laga tersebut merupakan pertemuan pertama kedua tim. "Denis belum pernah bertemu Cie Allstar. Bismilllah saja, kalau sudah milik kita ya milik kita," tukas Chiox's. 
 

Sementara, laga terakhir babak 32 besar bakal mempertemukan Dejan FC dengan Zea FC (Jakarta United) pada Jumat (17/07/2026).

 

 "Jangan sampai terlewatkan, Dejan FC jawara tarkam dari Depok, tim yang dimanajeri bos Sam dengan pemain Andi Sofyan, Aray Suhendri, dan Reza Jaul bakal ditantang Zea FC tim besutan Aip Begod," ungkap Andre Bagol dan Riski Tagor, duet Komentator Binajaya Cup XXVII.

 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit