TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

21 Wakil Indonesia Siap Tempur di Indonesia Open 2026

Reporter & Editor : AY
Senin, 01 Juni 2026 | 19:29 WIB
Konferensi pers penyelenggaraan Indonesia Open 2026. Foto : Ist
Konferensi pers penyelenggaraan Indonesia Open 2026. Foto : Ist

JAKARTA – Indonesia menurunkan 21 wakil pada ajang HSBC BWF World Tour Super 1000 Polytron Indonesia Open 2026 yang akan berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 2–7 Juni 2026.


Di sektor tunggal putra, harapan Merah Putih bertumpu pada Jonatan Christie dan Alwi Farhan. Sementara di tunggal putri, Indonesia hanya diwakili Putri Kusuma Wardani.


Sektor ganda campuran menjadi penyumbang wakil terbanyak dengan tujuh pasangan, yakni Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardani, Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti, serta Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja.


Di nomor ganda putra, Indonesia menurunkan enam pasangan, yaitu Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, serta Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi.


Sementara itu, lima pasangan akan memperkuat Indonesia di sektor ganda putri, yakni Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahya Pratiwi, serta Apriani Rahayu/Lanny Tria Mayasari.


Indonesia Open 2026 diikuti 248 atlet dari 22 negara dengan total hadiah mencapai 1,45 juta dolar AS atau sekitar Rp25,8 miliar. Selain menjadi ajang persaingan para pebulu tangkis elite dunia, turnamen bergengsi ini juga menjadi kesempatan bagi wakil Merah Putih untuk menunjukkan kemampuan terbaik di hadapan pendukung sendiri.


Wakil Ketua Umum I PBSI, Taufik Hidayat, menegaskan bahwa Indonesia Open selalu memiliki nilai istimewa bagi para pemain.


“Bermain di Istora bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga mental dan keberanian menghadapi tekanan di depan publik sendiri. Itu yang membuat Indonesia Open berbeda,” ujarnya.


Peraih enam gelar Indonesia Open tersebut berharap para pemain Indonesia dapat memanfaatkan turnamen level Super 1000 ini untuk menambah pengalaman sekaligus mengukur kemampuan saat menghadapi para pemain terbaik dunia.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit