Korsleting Listrik Hanguskan Ruko Elektronik di Bintaro, Kerugian Ditaksir Rp700 Juta
PONDOK AREN — Kebakaran melanda sebuah ruko elektronik di kawasan Ruko Mutiara Bintaro, Kelurahan Jurang Mangu Timur, Kecamatan Pondok Aren, Senin (8/6). Meski tak ada korban jiwa, peristiwa tersebut menimbulkan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp700 juta.
Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan, Omay Komarudin, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 08.20 WIB.
“Petugas menerima laporan kebakaran pukul 08.20 WIB dan langsung bergerak ke lokasi. Unit pertama tiba sekitar pukul 08.30 WIB,” ujar Omay saat dikonfirmasi.
Menurutnya, objek yang terbakar merupakan ruko yang digunakan sebagai usaha elektronik. Saat petugas tiba, api sudah membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan.

“Ruko elektronik yang terbakar mengalami kerusakan sekitar 90 persen. Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik,” jelasnya.
Untuk mempercepat penanganan, Damkar Tangsel mengerahkan enam unit mobil pemadam dengan kekuatan 30 personel. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung selama lebih dari dua jam sebelum api berhasil dipastikan padam sepenuhnya.
“Pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 10.39 WIB. Saat ini kondisi lokasi sudah kondusif dan tidak ditemukan adanya korban jiwa,” katanya.
Omay menambahkan, kobaran api juga berdampak pada dua bangunan usaha yang berada di sekitar lokasi, yakni sebuah tempat kursus dan gerai minimarket. Meski demikian, dampak kebakaran berhasil dicegah agar tidak meluas ke area yang lebih luas.
“Area terdampak berada dalam radius kurang lebih 100 meter. Ada dua ruko di sekitar lokasi yang turut terdampak, namun petugas berhasil mencegah api merambat lebih jauh,” terangnya.
Dalam proses pemadaman, petugas sempat menghadapi kendala berupa keterbatasan penggunaan sejumlah peralatan pendukung, di antaranya handy talky (HT) dan Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA) atau alat bantu pernapasan bagi petugas yang bekerja di area penuh asap.
“Meski terdapat beberapa hambatan teknis di lapangan, seluruh personel tetap dapat menjalankan tugas dengan baik hingga proses pemadaman selesai,” tandasnya.
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Olahraga | 23 jam yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 10 jam yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu


