Hadiri Pelepasan Siswa Do & Learn, Dindikbud Tangsel Apresiasi Konsistensi Sinar Mas Land Mendidik Anak Usia Dini
SERPONG — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan memberikan apresiasi kepada Sinar Mas Land atas konsistensinya dalam mendukung pendidikan anak usia dini melalui program Pendidikan Anak Setingkat PAUD (PASP) Do & Learn.
Apresiasi tersebut disampaikan saat kegiatan pelepasan siswa PASP Do & Learn Angkatan XII Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di Gedung Sentra Edukasi dan Literasi BSD, Serpong. Sebanyak 75 siswa yang terbagi dalam tiga rombongan belajar (rombel) mengikuti prosesi pelepasan setelah menyelesaikan pendidikan pada program tersebut.
Program PASP Do & Learn merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bumi Serpong Damai Tbk di bidang pendidikan. Sejak diluncurkan pada 2014, program ini telah memberikan layanan pendidikan gratis kepada lebih dari 635 anak dari keluarga kurang mampu yang berasal dari sembilan kecamatan dan 24 kelurahan/desa di sekitar kawasan BSD.
Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Dindikbud Kota Tangsel, Rizkia Fitria, mengatakan pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi proses pembentukan karakter dan nilai-nilai kehidupan.
“Pendidikan bukanlah sekadar transformasi ilmu pengetahuan di dalam kelas. Pendidikan yang seutuhnya adalah proses panjang dalam membentuk peradaban, mengasah empati, dan membangun karakter,” ujar Rizkia.
Menurutnya, Program Do & Learn menjadi salah satu bentuk nyata pendidikan yang tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga membangun fondasi karakter anak sejak usia dini.
“Oleh karena itu, kami dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Sinar Mas Land atas konsistensinya melalui Program Bina Literasi ini,” katanya.
Rizkia menilai program tersebut memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan sikap toleransi.
“Di sini, anak-anak kita tidak hanya diajak untuk membaca teks, tetapi diajak untuk ‘membaca kehidupan’ melalui penanaman nilai-nilai budi pekerti, cara berinteraksi sosial yang sehat, hingga merawat toleransi kepada sesama sejak dini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat.
“Kegiatan hari ini merupakan bukti nyata dari sinergi pentahelix, di mana sektor swasta turut mengambil peran aktif sebagai motor penggerak kemajuan masyarakat,” tuturnya.
Menurut Rizkia, apa yang dilakukan Sinar Mas Land sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin keempat mengenai pendidikan berkualitas yang inklusif dan merata bagi seluruh masyarakat.
Ia berharap kolaborasi serupa dapat terus berkembang sehingga semakin banyak anak-anak yang memperoleh akses pendidikan yang layak dan berkualitas.
“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa ketika pemerintah dan dunia usaha berjalan beriringan, kita mampu menciptakan akses pendidikan nonformal yang berkualitas dan menyentuh akar rumput,” tandasnya.
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu




