TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Jadwal Imsak
Dewan Pers

Genjot Angka Partisipasi, Dindikbud Tangsel Siap Gelontorkan Bantuan Pendidikan PAUD Tahun Ini

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Rabu, 04 Maret 2026 | 17:26 WIB
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan mulai tahun ini menggulirkan program bantuan pendidikan bagi anak usia dini (PAUD). (tangselpos.id/rmn)
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan mulai tahun ini menggulirkan program bantuan pendidikan bagi anak usia dini (PAUD). (tangselpos.id/rmn)

SERPONG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel mulai tahun ini akan menggulirkan program bantuan pendidikan bagi anak usia dini (PAUD). Kebijakan tersebut menjadi langkah konkret untuk mendongkrak angka partisipasi PAUD yang saat ini masih berada di angka kisaran 57 persen.

 

Kepala Dindikbud Kota Tangsel, Deden Deni mengatakan, rencananya program ini bakal mulai dijalankan pada tahun ajaran baru tahun ini. Bantuan biaya pendidikan ini, serupa dengan program sebelumnya yang menyasar jenjang SMP.

 

“Tahun ini kita mulai jalankan bantuan pendidikan untuk jenjang PAUD. Ini bagian dari upaya meningkatkan angka partisipasi sekaligus kualitas pendidikan sejak usia dini,” ujar Deden usai mengikuti Forum OPD di Perkantoran Lengkong, Serpong, Rabu (4/3).

 

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya pendidikan anak usia dini. Padahal, PAUD merupakan fondasi utama sebelum anak memasuki jenjang pendidikan dasar.

 

“Tidak semua orang tua paham bahwa pendidikan usia dini itu penting sebagai dasar. Karena itu selain edukasi, kita juga dorong dengan kebijakan bantuan agar anak-anak bisa mengakses PAUD,” jelasnya.

 

Deden menambahkan, dari sisi fasilitas sebenarnya tidak ada persoalan. Di Tangsel terdapat lebih dari 700 satuan PAUD yang tersebar di tujuh kecamatan. Namun angka partisipasi masih belum optimal jika dibandingkan dengan jenjang SMP yang sudah hampir merata.

 

Dalam pelaksanaannya, bantuan pendidikan tersebut akan diprioritaskan bagi keluarga kurang mampu. Skema penyalurannya mengacu pada pola bantuan di jenjang SMP yang telah berjalan sebelumnya.

 

“Nilainya sama dengan Jinjang SMP, Rp1,8 juta. Untuk targetnya itu sama juga dengan yang di jenjang PAUD juga begitu. Nanti 10.000 sampai lima tahun ke depan,” paparnya.

 

Selain fokus pada peningkatan akses, Dindikbud Tangsel juga menyiapkan program peningkatan kualitas pendidikan. Terutama penguatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, seiring cukup banyaknya guru yang memasuki masa pensiun tahun ini.

 

“Kualitas SDM juga jadi perhatian. Ada program peningkatan kualifikasi guru PAUD, termasuk bagi kepala sekolah. Jadi akses kita perkuat, kualitas juga kita tingkatkan,” tandasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit