Pemuda Serpong Harap Jumlah SMP Negeri Ditambah
SERPONG-Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Kecamatan Serpong mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) memperkuat komitmen dalam memenuhi hak pendidikan masyarakat, khususnya terkait keterbatasan daya tampung sekolah negeri.
Dorongan tersebut disampaikan dalam diskusi publik bertajuk 'Masa Depan Pendidikan di Kota Tangerang Selatan dalam Perspektif Otonomi Daerah dan Pemenuhan Hak Pendidikan' yang digelar di Kantor Kecamatan Serpong, Sabtu (15/8).
Kegiatan tersebut melibatkan Karang Taruna Serpong, KNPI Serpong, GP Ansor Serpong, dan Pemuda Muhammadiyah Kecamatan Serpong. Forum itu menjadi ruang bagi para pemuda untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait akses pendidikan di wilayah Serpong.
Ketua Pelaksana sekaligus anggota Karang Taruna Kecamatan Serpong, Ronny Noor Ikhwan mengatakan, diskusi tersebut digelar berdasarkan aspirasi warga yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap sekolah negeri.
“Kami mengadakan diskusi publik yang memang kegiatan ini diadakan sebagai bentuk aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat,” ujar Ronny usai kegiatan.
Menurut Ronny, salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah belum seluruh lulusan sekolah dasar (SD) di Kecamatan Serpong dapat tertampung di sekolah menengah pertama (SMP) Negeri.
Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian bersama karena kebutuhan terhadap fasilitas pendidikan terus meningkat seiring perkembangan jumlah penduduk dan kebutuhan masyarakat. “Harapan kami dan realisasi dari masyarakat itu bisa didengar dan memang bisa terealisasi,” katanya.
Dalam forum tersebut, para pemuda juga membahas pemenuhan hak pendidikan dasar serta kebijakan pemerintah daerah dalam menyediakan fasilitas pendidikan yang memadai bagi masyarakat.
Ronny menyebut, pendirian sekolah negeri baru di Kecamatan Serpong menjadi salah satu rekomendasi utama yang dihasilkan dari diskusi tersebut.
“Rekomendasinya, harapan dari kami yaitu tadi, didirikannya sekolah negeri khususnya di Kecamatan Serpong. Karena dengan kapasitas lulusan siswa SD yang masih belum tertampung, harapan kami ya sekolah negeri itu bisa didirikan di Kecamatan Serpong,” tegasnya.
Ia menambahkan, persoalan daya tampung sekolah tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan saat ini, tetapi juga perlu dipandang sebagai bagian dari perencanaan pembangunan pendidikan dalam jangka panjang.
Karena itu, empat OKP tersebut berkomitmen mengawal tindak lanjut rekomendasi yang disampaikan kepada Pemkot maupun DPRD Tangsel.
Ronny menegaskan, diskusi publik tersebut bukan menjadi akhir dari perjuangan pemuda dalam mendorong pemenuhan hak pendidikan masyarakat. Sebaliknya, hasil pembahasan akan menjadi bahan untuk melakukan pemantauan terhadap kebijakan pemerintah daerah.
“Semoga berkelanjutan nantinya dan menjadi monitoring kami dengan harapan-harapan itu bisa didorong terus, baik dengan unsur legislatifnya maupun eksekutifnya,” ungkapnya.
Ia berharap komunikasi antara kelompok pemuda, pemerintah daerah dan DPRD Tangsel dapat terus terjalin sehingga persoalan pendidikan yang disampaikan masyarakat dapat memperoleh solusi konkret.
Diskusi tersebut turut dihadiri Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Dikbud Tangsel Kelik Mubiyanto, anggota DPRD Tangsel Badrusalam dan Syamsul Hariyanto, serta akademisi pendidikan Budi Mulia.
Hadir pula Ketua KNPI Kecamatan Serpong Ibnu Kawakib, Ketua Karang Taruna Kecamatan Serpong Arif Hidayat, Ketua Ansor Kecamatan Serpong Ubay Ubaidillah, dan Ketua PCPM Kecamatan Serpong M. Ikbal Ramdani.
Melalui forum tersebut, para pemuda berharap kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas pendidikan dapat menjadi bagian penting dalam implementasi kebijakan pembangunan Tangsel, sekaligus memastikan akses pendidikan yang lebih luas dan merata bagi generasi muda di Kecamatan Serpong.
Pos Banten | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Galeri | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu








