Menengok Keseruan Pondok Salak Tempoe Doeloe, Musik Jadul Satukan Lintas Generasi
PAMULANG – Beragam cara dilakukan warga untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di lingkungan RW 022, Pondok Salak, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, kemeriahan dikemas dengan nuansa tempo dulu melalui acara bertajuk Pondok Salak Tempoe Doeloe.
Malam itu, warga dari berbagai kalangan usia berkumpul dengan mengenakan kostum bergaya vintage era 1970-an, 1980-an hingga 1990-an. Alunan musik lawas yang dipadukan dengan musik reggae membuat suasana semakin hidup.
Tidak hanya anak muda, warga yang lebih tua juga ikut larut dalam kemeriahan. Mereka berdendang, bernostalgia dan menikmati penampilan musik bersama tetangga dalam suasana kekeluargaan.
Ketua Karang Taruna Sub 022 Pondok Salak, Yandi Irawan mengatakan, kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari upaya memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus mempererat kebersamaan warga dalam satu lingkungan RW.
“Acara ini bertujuan untuk memeriahkan lingkungan satu RW dalam rangka HUT RI. Kami ingin menghadirkan suasana yang berbeda, sekaligus mengajak warga bernostalgia bersama melalui musik dan kostum tempo dulu,” ujar Yandi kepada Tangsel Pos, Selasa (1/9).

Foto : Ist
Menurut Yandi, konsep Pondok Salak Tempoe Doeloe sengaja dipilih untuk menghadirkan kembali suasana dan gaya yang populer pada era 70-an, 80-an hingga 90-an. Warga pun diajak mengenakan pakaian jadul sembari menikmati musik yang membawa mereka kembali pada kenangan masa lalu.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang pertemuan lintas generasi. Musik menjadi medium yang mempertemukan generasi muda dan orang tua dalam satu suasana, tanpa sekat usia.
“Biarkan setiap nada membawa kembali kenangan indah lintas generasi. Satu kebersamaan, satu malam, satu cerita yang akan kita kenang,” tuturnya.
Yandi menyebut, acara Pondok Salak Tempoe Doeloe telah dua kali digelar. Kegiatan tersebut merupakan gagasan Karang Taruna Sub 022 bersama jajaran dan panitia yang dibentuk setiap tahunnya.
Menurutnya, selain sebagai hiburan warga, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkreasi sekaligus meneruskan semangat kebersamaan di lingkungan.
Kemeriahan semakin terasa dengan tampilnya sejumlah musisi asal Tangerang Selatan. Salah satunya Betroll atau Betawi Rock n Roll, kelompok musik asal Pondok Salak yang membawakan musik dengan nuansa Betawi.
Penampilan Betroll kemudian dilengkapi musisi lainnya, yakni Indicannabis, Sendau serta Elkumano X Jaun. Beragam warna musik yang disuguhkan membuat warga semakin menikmati malam penuh nostalgia tersebut.
Bagi panitia, acara bukan sekadar hiburan tahunan. Lebih dari itu, Pondok Salak Tempoe Doeloe menjadi cara untuk menjaga kedekatan warga sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan lingkungan.
Yandi pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, mulai dari Karang Taruna Sub 022, warga hingga para musisi yang tampil.
“Terima kasih buat teman-teman Karang Taruna 022, warga 022 dan para performer band yang sudah tampil di acara ini. Sampai bertemu di tahun depan dengan kreativitasnya,” pungkasnya.
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 23 jam yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu



