TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Dibatasi Yamaha Ikut Tes Pirelli, Quartararo Pilih Akhiri Perpisahan Tanpa Konflik

Reporter: Farhan
Editor: AY
Kamis, 17 September 2026 | 06:42 WIB
Pembalap MotoGP Tim Yamaha Fabio Quartararo. Foto : Ist
Pembalap MotoGP Tim Yamaha Fabio Quartararo. Foto : Ist

AUSTRIA  – Fabio Quartararo sempat kecewa setelah Yamaha tidak mengizinkannya mengikuti tes ban Pirelli di Red Bull Ring, Spielberg, Austria. Saking kesalnya, pembalap Prancis itu bahkan sempat enggan terlibat dalam pengembangan motor Yamaha untuk MotoGP 2027.


Tes Pirelli dijadwalkan berlangsung Senin (21/9/2026), sehari setelah MotoGP Austria. Sesi tersebut menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi perubahan regulasi MotoGP 2027, termasuk penggunaan Pirelli sebagai pemasok ban tunggal.


Quartararo sebelumnya mempertanyakan keputusan Yamaha yang melarangnya ambil bagian dalam tes tersebut. Pasalnya, tes itu bisa menjadi kesempatan untuk mengenal karakter ban yang akan digunakan mulai musim depan.


Kekecewaan Quartararo semakin terasa karena musim 2026 menjadi tahun terakhirnya bersama Yamaha. Mulai 2027, juara dunia MotoGP 2021 itu akan memperkuat Honda.


Usai MotoGP Aragon, Quartararo bahkan sempat menyatakan tidak berminat membantu Yamaha mengembangkan motor 2027 jika dirinya tidak diberi kesempatan mengikuti tes di Austria.
Namun, sikapnya kini melunak. Quartararo mengaku bisa memahami alasan Yamaha mengambil keputusan tersebut.


“Dari sudut pandang saya, ya, keputusan Yamaha masuk akal. Itu masuk akal. Dari sudut pandang lain, mungkin tidak terlalu,” ujar Quartararo seperti dikutip Crash.


Quartararo menyadari statusnya sudah berbeda. Mulai 2027, dia akan menjadi bagian dari Honda yang berpotensi menjadi pesaing Yamaha di lintasan.


Karena itu, dia memilih tidak memperbesar persoalan. Setelah delapan tahun bekerja sama dengan Yamaha, Quartararo ingin perpisahan mereka berlangsung secara baik-baik.


“Saya rasa kedua pihak sudah berusaha melakukan yang terbaik untuk menjaga hubungan. Memang ada momen yang tegang, tetapi apa yang muncul di media sering kali membuat situasinya terlihat jauh lebih buruk,” katanya.


Quartararo juga menegaskan masih memiliki waktu sekitar tiga bulan untuk menyelesaikan kebersamaannya dengan Yamaha.


“Kita punya tiga bulan lagi bersama, dan ini bukan waktunya bertengkar setelah delapan tahun. Kami akan mengakhiri semuanya dengan cara terbaik,” tegasnya.


Pembatasan terhadap pembalap yang akan pindah tim bukan hanya dialami Quartararo. Jorge Martin, Francesco Bagnaia, dan Alex Marquez juga disebut tidak mendapat kesempatan menguji motor 2027 bersama tim yang mereka bela saat ini.


Langkah tersebut menunjukkan betapa berharga informasi teknis dalam persiapan menghadapi regulasi baru MotoGP. Tim tentu berkepentingan menjaga data dan perkembangan motor agar tidak diketahui calon rival.


Quartararo kini memilih fokus menuntaskan musim terakhirnya bersama Yamaha. Setelah delapan tahun membela pabrikan Jepang dan mempersembahkan gelar juara dunia pada 2021, ia bersiap membuka babak baru bersama Honda.


Persoalan tes Pirelli belum sepenuhnya hilang, tetapi Quartararo tidak ingin menjadikannya sumber konflik. Ia ingin menutup perjalanan panjang bersama Yamaha dengan hubungan yang tetap baik.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit