TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Wushu Buka Keran Medali Indonesia, Seraf Naro Sumbang Perunggu

Reporter & Editor : AY
Minggu, 20 September 2026 | 11:44 WIB
Atlet wushu Seraf Naro Siregar rebut medali pertama untuk Indonesia. Foto : Ist
Atlet wushu Seraf Naro Siregar rebut medali pertama untuk Indonesia. Foto : Ist

JEPANG  — Kontingen Indonesia akhirnya membuka perolehan medali di Asian Games 2026. Atlet wushu Seraf Naro Siregar menyumbangkan medali perunggu dari nomor Men's Changquan di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Nagoya, Jepang, Minggu (20/9/2026).


Naro mengumpulkan 9.720 poin dan menempati posisi ketiga dalam persaingan yang berlangsung sangat ketat.


Medali emas menjadi milik atlet Macau, Chi Hin Kuong, yang meraih 9.723 poin. Sementara Chi Kuan Song, juga dari Macau, membawa pulang medali perak dengan torehan 9.720 poin.


Bagi Naro, medali ini memiliki arti khusus. Sebab, Changquan bukan nomor utama yang biasa diikutinya. Pada Asian Games Hangzhou 2022, ia juga meraih perunggu, tetapi dari nomor Daoshu & Gunshu.


Naro mengaku lega dengan penampilannya karena mampu menjalankan rangkaian gerakan sesuai dengan apa yang selama ini dilakukan dalam latihan.


"Untuk performa hari ini, saya bisa menampilkan cukup baik, seperti latihan biasa. Saya sudah cukup bangga dengan hasil hari ini karena persaingan di nomor ini sangat-sangat ketat," kata Naro.
Menurutnya, selisih nilai para atlet sangat tipis. Karena itu, ia bersyukur dapat mempersembahkan medali pertama bagi Indonesia di Asian Games 2026.


Sempat Terkendala Cedera
Perjalanan Naro menuju Asian Games Aichi-Nagoya juga diwarnai kendala cedera lutut. Sekitar satu setengah bulan sebelum pertandingan, ia mengalami nyeri yang terasa saat melakukan gerakan seperti lompatan, tolakan, dan pendaratan.


Kondisi tersebut membuat porsi latihan Naro harus disesuaikan. Ia lebih banyak menjalani program penguatan serta sejumlah terapi untuk memulihkan kondisi lututnya.


"Saya latihan sedikit, kaki sudah kencang, kaki sudah nggak bisa buat lompat, kaki sudah nggak ada tenaga. Jadi, programnya penguatan, tusuk jarum, terapi, setelah itu shockwave therapy," ujarnya.


Meski persiapannya sempat terganggu, Naro mampu tampil maksimal dan membawa pulang medali perunggu sekaligus membuka rekening medali Indonesia di Asian Games 2026.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit