Trump Buka Peluang Damai, Iran Klaim Menang
WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuka peluang kesepakatan damai dengan Iran setelah delapan bulan konflik. Namun, Teheran justru menafsirkan langkah diplomasi Washington sebagai pengakuan atas kemenangan Iran.
Melalui Truth Social, Senin (2/11), Trump menyebut Iran ingin segera mengakhiri konflik. “Iran menginginkan penyelesaian, secepat mungkin. Itu bisa terjadi!” tulisnya. Ia juga menegaskan tidak berencana melancarkan serangan baru setelah pemilu sela AS.
Sebaliknya, Wakil Presiden Pertama Iran Mohammad Reza Aref mengklaim pesan Washington melalui mediator menunjukkan pengakuan atas kemenangan Teheran.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut komunikasi dengan AS berlangsung intensif, dengan Qatar dan Pakistan sebagai mediator. Namun, perundingan di Doha belum membuahkan kesepakatan.
Di tengah upaya diplomasi, AS masih melancarkan serangan defensif terbatas terhadap sejumlah target Iran di Selat Hormuz pada 2 November, menurut laporan Associated Press.
Situasi ini menunjukkan peluang perdamaian masih dibayangi ketegangan militer. Selat Hormuz pun tetap menjadi titik rawan karena gangguan pelayaran di jalur strategis tersebut dapat berdampak pada pasokan energi dan perdagangan dunia.
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 7 jam yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Selebritis | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu



