TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum dan Kriminal

Advertorial

Indeks

Dewan Pers SinPo

Lulus Sarjana, Yuk Daftar Polisi di Polda Banten, Ini Persyaratannya

Laporan: AY
Senin, 23 Januari 2023 | 10:04 WIB
Karo SDM Polda Banten Kombes Pol Dwita Kumu. (Dok. Polda Banten)
Karo SDM Polda Banten Kombes Pol Dwita Kumu. (Dok. Polda Banten)

SERANG - Kabar gembira bagi putra dan putri lulusan sarajana di Banten bahwa telah dibuka pendaftaran menjadi anggota Polri melalui seleksi penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun 2023 yang dibuka pada Selasa (24/01) hingga Minggu (29/01).

Karo SDM Polda Banten Kombes Pol Dwita Kumu menyampaikan bahwa dalam penerimaan SIPSS Tahun 2023 terdapat persayaratan umum dan persyaratan khusus. 

"Polri kembali memberikan kesempatan kepada lulusan sarjana yang ingin mendaftarkan diri sebagai Perwira Polri melalui seleksi penerimaan SIPSS Tahun 2023," ujar Dwita Kumu saat dikonfirmasi pada Senin (23/01) pagi.

Dwita Kumu menjelaskan persayaratan umum untuk mengikuti seleksi penerimaan SIPSS Tahun 2022 diantaranya berumur paling rendah 18 tahun, maksimal 40 tahun untuk Dokter Spesialis, maksimal 30 tahun untuk S2 dan S2 Profesi, maksimal 28 tahun untuk S1 Profesi, maksimal 26 tahun untuk S1 dan D IV, sehat jasmani dan bebas narkoba, tidak sedang terlibat kasus pidana atau pernah dipidana yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisan (SKCK) dari Polres setempat. 

Dwita Kumu mengatakan bahwa seleksi penerimaan SIPSS adalah sekolah pendidikan kepolisian untuk lulusan D4, Sarjana (S1), Sarjana Profesi (S1-Profesi), S2 dan S2 Profesi.

Untuk Dokter Spesialis diantaranya :

  • Spesialis Anastesi,
  • Spesialis Anak,
  • Spesialis Kandungan,
  • Spesialis Bedah,
  • Spesialis Patologi Klinik,
  • Spesialis Penyakit Dalam,
  • Spesialis Forensik.

Untuk lulusan S-2 diantaranya :

  • S-2 Keperawatan,
  • S-2 Teknik Elektro (Data Enginering),
  • S-2 Psikologi (Profesi).

Kemudian untuk yang S-1 diantaranya :

  • S-1 Kedokteran Umum (Profesi),
  • S-1 Kedokteran Gigi (Profesi),
  • S-1 Farmasi (profesi Apoteker),
  • S-1 Keperawatan (Profesi),
  • S-1 Biologi (Murni),
  • S-1 Fisika (Murni),
  • S-1 Kimia (Murni),
  • S-1 Teknik Informatika (Programming),
  • S-1 Teknik Informatika (Jaringan),
  • S-1 Sistem Informasi (Programming),
  • S-1 Sistem Informasi (Jaringan),
  • S-1 Teknik Metalurgi,
  • S-1 Teknik Industri,
  • S-1 Ilmu Komunikasi (Jurnalistik),
  • S-1 Ilmu Komunikasi (Public Relation),
  • S-1 Psikologi,
  • S-1 Arsitektur,
  • S-1 Hubungan Internasional,
  • S-1 Sastra Perancis,
  • S-1 Pendidikan Bahasa Perancis,
  • S-1 Pendidikan Bahasa Indonesia,
  • S-1 Pendidikan Bahasa Arab,
  • S-1 Pendidikan Bahasa Korea,
  • S-1 Pendidikan Bahasa Jepang,
  • S-1 Akuntansi,
  • S-1 Statistika,
  • S-1 Ilmu Administrasi Negara.

Dwita Kumu menambahkan bahwa untuk yang berijazah D IV adalah Ahli Nautika Tk. III (wajib memiliki ijazah Ahli Nautika Tk. III dari Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia).

"Khusus untuk Prodi Kedokteran, Dokter Umum, dan Dokter Gigi wajib telah memiliki Surat Tanda Selesai Internsip (STSI) atau Surat Tanda Registrasi (STR) definitif," kata Dwita Kumu.

Untuk lulusan yang berasal dari Perguran Tinggi atau Swasta dengan program studi yang terakreditasi minimal B (yang menggunakan Instrumen Akreditasi 7 Standar) atau akreditasi minimal Baik (yang menggunakan Instrumen Akreditasi 9 Standar atau IAPS 4.0 dan IAPT 3.0), akreditasi berlaku pada saat dan setelah tahun kelulusan sesuai Peraturan BAN-PT Nomor 1 Tahun 2022, dengan IPK minimal 2,75 serta wajib melampirkan ijazah yang dilegalisir/diketahui oleh Pembantu Dekan bidang Akademik (berlaku untuk S-1 maupun S-2). Bagi lulusan Perguruan Tinggi di luar begeri wajib melampirkan surat keputusan penyetaraan yang dikeluarkan oleh Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud.

"Dalam seleksi penerimaan SIPSS persyaratan khusus lainnya yaitu tinggi badan minimal pria 158cm dan wanita 155cm dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku dan pendidikan akan dilaksanakan di Akpol Semarang selama 6 bulan," ucap Dwita Kumu.

Diakhir, Dwita Kumu mengajak kepada lulusan sarjana di Banten agar mendaftarkan diri sebagai anggota Polri melalui seleksi penerimaan SIPSS Tahun 2022 di Polda Banten.

"Inilah waktunya bagi para putra dan putri lulusan sarjana untuk mendaftarkan diri sebagai Perwira Polri dalam memberikan pengabdian kepada bangsa dan negara," tandasnya.

Untuk info lebih lengkap bisa di akses melalui link https://penerimaan.polri.go.id atau bisa datang langsung ke Biro SDM Polda Banten.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo