TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum dan Kriminal

Advertorial

Indeks

Dewan Pers SinPo
Ganjar Teratas, Disusul Prabowo Dan Anies

Survei Capres Gitu-gitu Aja

Laporan: AY
Senin, 23 Januari 2023 | 07:54 WIB
(Foto : Istimewa)
(Foto : Istimewa)

TANGSEL - Bursa calon presiden atau capres versi lembaga survei masih gitu-gitu aja. Nama-nama yang punya elektabilitas tinggi masih ditongkrongin nama-nama yang selama ini beredar. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masih teratas, disusul Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Kali ini, giliran Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang mengeluarkan hasil survei terbarunya, kemarin. Survei ini dilakukan pada 7-11 Januari 2023 melibatkan 1.221 orang responden. Margin of error survei ini plus minus 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasilnya, Ganjar masih konsisten di posisi puncak mengalahkan nama-nama top lainnya. Bahkan, dalam semua simulasi, baik dalam 19 besar, 10 besar hingga 3 besar, politisi PDIP itu, tetap unggul dibanding Prabowo dan Anies.

"Dalam simulasi 19 nama, seperti biasa masih yang unggul adalah Ganjar Pranowo dengan 27 persen," ucap Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan dalam diskusi daring survei nasional bertajuk "Kinerja Presiden, Pencabutan PPKM, Ketersediaan Bahan Pokok dan BBM serta Peta Politik Terkini”, kemarin.

Pada simulasi 19 nama, Anies berada di urutan kedua dengan elektabilitasnya mencapai 17 persen. Disusul Prabowo yang menempati posisi ketiga dengan elektabilitas 16 persen.

Namun, posisi berubah ketika dilakukan simulasi 10 nama. Prabowo berhasil menggeser Anies dari urutan dua. Di simulasi ini, Menteri Pertahanan itu, meraup elektabilitas 19,4 persen. Sementara Anies yang tergusur ke peringkat tiga mencatatkan elektabilitas 16,5 persen. Sedangkan Ganjar tetap di posisi teratas dengan 29,2 persen.

Sedangkan dalam simulasi 3 nama, posisi Ganjar masih belum goyah dari peringkat pertama dengan elektabilitas 36,3 persen.

"Ganjar unggul sekitar 10-12 persen dengan pesaingnya di nomor dua Anies 24,2 persen. Diikuti oleh Prabowo 23,2 persen," tambahnya.

Sebelum LSI, di akhir tahun 2022, lembaga survei Saiful Mujani Research Center (SMRC) juga merilis hasil survei capres. Dalam survei tersebut, posisi 3 besar masih ditempati oleh Ganjar dengan 26,5 persen, Anies 18,6 persen dan Prabowo 16,8 persen.

Pola yang hampir sama juga terlihat di survei Indikator Politik Indonesia pada akhir 2022 lalu. Dari simulasi 3 capres, Ganjar juga kokoh di urutan pertama dengan elektabilitas 35,8 persen. Disusul Anies di posisi kedua dengan 28,3 persen, lalu Prabowo di posisi ketiga dengan 26,7 persen.

Kenapa survei capres belum ada perubahan? Direktur Lingkar Madani (LIMA), Ray Rangkuti menilai, hasil survei yang dilakukan sejumlah lembaga memang potret realita yang terjadi di lapangan saat ini. Namun, apakah peta kekuatan ini akan bertahan saat Pilpres 2024 nanti? Soal ini, Ray pesimis.

"Ada banyak variabelnya. Bisa 3 atau 4 pasangan. Ini belum menggambarkan scara menyeluruh, karena boleh jadi capresnya beda. Apakah ini menggambarkan kemenangan Ganjar, juga belum," kata Ray, tadi malam.

Hal senada juga disampaikan pakar komunikasi politik Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin. Beda dengan Ray, Ujang memprediksi, peta persaingan di Pilpres mendatang tidak akan jauh beda dari hasil survei saat ini. “Dinamikanya tidak akan berubah jauh nanti," prediksinya, tadi malam. rm.id

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo