TangselCity

Ibadah Haji 2024

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Indeks

Dewan Pers SinPo
Berkumpul Di Rumah Anies

Koalisi Perubahan Sulit Mencapai Kesepakatan

Laporan: AY
Sabtu, 28 Januari 2023 | 09:09 WIB
Anies Baswedan saat memberikan keterangan pers selesai pertemuan dengan Tim Kecil. (Ist)
Anies Baswedan saat memberikan keterangan pers selesai pertemuan dengan Tim Kecil. (Ist)

JAKARTA - Pembentukan Koalisi Perubahan yang digawangi NasDem, Demokrat, dan PKS masih menemui jalan terjal. Meski sudah berkomunikasi selama empat bulan, koalisi yang ingin mengusung Anies Baswedan sebagai capres ini, masih sulit mencapai kesepakatan. Terutama dalam penentuan sosok cawapres.

Kemarin, perwakilan ketiga parpol yang tergabung dalam Tim Kecil, kembali menggelar pertemuan di kediaman Anies, di Lebak Bulus, Jakarta. Berjam-jam ngobrol, tak ada hasil berarti yang diumumkan ke publik. Sampai kemarin, belum ada kepastian kapan deklarasi digelar.

Kabar adanya pertemuan Tim Kecil, membuat kediaman Anies ramai didatangi awak media. Sejak habis Salat Jumat, wartawan dari media cetak maupun online, sudah berkerumun di depan rumah mantan Gubernur DKI Jakarta itu. 

Awak media penasaran bagaimana nasib pencapresan Anies. Apakah lanjut sampai pelaminan atau bubar di tengah jalan. Soalnya, sehari sebelumnya ada kejadian yang menggoncang kesolidan Koalisi Perubahan.

Peristiwa pertama yang bikin heboh itu adalah kehadiran elite NasDem di Sekretariat Bersama Gerindra-PKB. Tak lama setelah itu, ada pertemuan Ketum NasDem Surya Paloh dengan Presiden Jokowi di Istana. Kejadian kedua adalah pernyataan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang mendukung pencapresan Anies dan mengajak membentuk Sekber.

Menjelang pukul 3 sore, anggota Tim Kecil mulai berdatangan ke lokasi. Tampak Sudirman Said, Jubir PKS Pipin Sopian, dan Ketua DPP NasDem Sugeng Suparwoto. Menyusul kemudian Sekjen Demokrat Teuku Riefky Harsa. Tim kecil ini kemudian melakukan pertemuan tertutup.

Menjelang maghrib, Anies didampingi anggota Tim Kecil, muncul di depan pintu. Apa hasilnya? Kepada wartawan, Anies mengatakan, pertemuan itu membicarakan banyak hal dalam suasana guyub. Ia mengklaim, hubungan mitra koalisi ini semakin menunjukkan perkembangan yang progresif.

"Suasana solid. Intinya siap gerak bersama," kata Anies.

Setelah itu, Sudirman Said memberikan keterangan. Kata dia, Tim Kecil ini rutin melakukan pertemuan. Sebulan kadang dua atau tiga kali. Dalam pertemuan itu, biasanya dibahas berbagai progres dari tiap parpol.

Khusus pertemuan kali ini, kata Sudirman, pembahasan lebih banyak menyoal pernyataan AHY yang mendukung Anies sebagai bakal capres. Menurut dia,  pernyataan itu menandakan syarat Presidential Threshold 20 persen sudah hampir terpenuhi.

"Tinggal satu lagi. Mudah-mudahan PKS juga menyusul. Sama-sama itu kita tunggu," jelas mantan Menteri ESDM ini.

Sudirman menambahkan, Tim Kecil juga bersepakat untuk bersiap-siap secara paralel menyiapkan deklarasi bersama. Namun, Sudirman tidak bisa memastikan kapan deklarasi akan dilakukan.

"Kami masih menunggu dan menghormati masing-masing mekanisme internal partai politik lain," ujarnya.

Lalu, bagaimana dengan NasDem? Sugeng Suparwoto menyatakan, partainya tak berniat mundur dari penjajakan koalisi ini. Prosesnya sudah berjalan maju. Meski begitu, NasDem tetap menjalin komunikasi dengan parpol lain. Menurut dia, hal tersebut biasa saja.

Ia yakin, Koalisi Perubahan bisa terbentuk. “Yakin. Secara serius kita lakukan,” kata Sugeng.

Teuku Riefky menyampaikan hal serupa. Ia yakin Koalisi Perubahan bisa segera dideklarasikan. Karena itu, berharap ketiga parpol segera menandatangani dukungan untuk Anies sebagai calon presiden.

Soal Demokrat belum membuat deklarasi resmi, Teuku bilang, partainya ingin menggelar acara itu ketika syarat ambang batas pencapresan 20 persen sudah terpenuhi.

"Menurut kami, deklarasi yang paling penting adalah deklarasi 20 persen dan kemudian itu diglorifikasikan oleh rakyat," ujar politisi asal Aceh ini.

Sementara, Pipin Sopian masih menyampaikan pernyataan diplomatis. Dia bilang, deklarasi pencapresan Anies hanya persoalan waktu.

Kondisi ini disoroti Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno. Adi menilai, Koalisi Perubahan masih belum menemukan kata sepakat. Meski koalisi ini mengatakan solid, tapi tampaknya tidak begitu. Indikator belum menemukan kata sepakat adalah belum ada deklarasi capres-cawapres dari ketiga parpol itu.

Bahkan, belakangan NasDem mulai bermanuver dengan melakukan penjajakan dengan koalisi Gerindra-PKB. Hal ini sama saja dengan NasDem sudah mempersiapkan alternatif lain jika Koalisi Perubahan tak menemukan kata sepakat.

"Sangat mungkin NasDem bergabung dengan Gerindra dan PKB karena tidak mendapatkan kesepakatan dengan Demokrat dan PKS," kata Adi, kemarin.

Menurut Adi, salah satu faktor yang membuat koalisi ini tak ada kemajuan adalah faktor cawapres. Masing-masing parpol ingin kadernya yang maju sebagai cawapres.

Jika Demokrat-PKS keukeuh mengajukan sosok cawapres yang mereka inginkan, maka akan semakin sulit menemukan titik temu. rm.id

Komentar:
Kecamatan Pamulang
ePaper Edisi 21 Juni 2024
Berita Populer
04
10
Koran Elpiji

Opini | 2 hari yang lalu

GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo