TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

Wakil Bupati Mamberamo Tengah Pukul Tangan Wartawan Usai Diperiksa KPK

Reporter: AY
Editor: admin
Rabu, 03 Agustus 2022 | 19:02 WIB
Wakil Bupati Mamberamo Tengah Yonas Kenelak. Foto : Istimewa
Wakil Bupati Mamberamo Tengah Yonas Kenelak. Foto : Istimewa

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa Wakil Bupati Mamberamo Tengah Yonas Kenelak sebagai saksi dalam dugaan suap dan gratifikasi di wilayahnya. Dia memukul tangan wartawan usai diperiksa.


Sejumlah wartawan yang dipukul memegang kamera. Pukulan pertama dicanangkan oleh Yonas kepada salah satu pewarta foto, usai pintu Gedung Merah Putih KPK terbuka.

Yonas tidak mengucapkan sepatah kata pun usai diperiksa. Dia berjalan menuju mobil sambil memukul tangan wartawan yang bertanya dan mencoba mengambil gambarnya.

KPK menetapkan Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi pelaksanaan berbagai proyek di Pemkab Mamberamo Tengah.

Namanya kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang alias DPO. Dia menjadi buronan karena mangkir dalam pemanggilan penyidik KPK. Ricky diduga kabur ke Papua Nugini.


KPK meminta masyarakat tidak membantu pelariannya. Bantuan terhadap buronan melanggar hukum.

"Jangan sampai ada pihak pihak yang mencoba melindungi oknum atau bahkan tersangka yang dicari oleh aparat penegak hukum," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Jakarta, Rabu (3/8).


Alex mengingatkan soal aturan hukum bagi pihak yang membantu buronan kabur. Tindakan itu masuk dalam upaya perintangan penyidikan. (AY/OKT/rm.id)

Komentar:
Pandeglang
Himbauan
ePaper Edisi 27 Maret 2026
Berita Populer
01
Wisatawan Asal Depok Hilang Digulung Ombak

Pos Banten | 2 hari yang lalu

04
SIM Keliling Kota Tangsel Kamis 26 Maret 2026

TangselCity | 2 hari yang lalu

05
Kepala BAIS TNI Mundur Usai Kasus Oknum

Nasional | 2 hari yang lalu

06
07
08
10
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit