TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum dan Kriminal

Advertorial

Indeks

Dewan Pers SinPo

Putri dan Rita Diam, Istri Eks Karopaminal Malah Pengen Nyanyi

Oleh: US/AY
Jumat, 12 Agustus 2022 | 09:16 WIB
Putri Chandrawathi, AKP Rita Socha Yuliana dan Seali Syah. (Ist)
Putri Chandrawathi, AKP Rita Socha Yuliana dan Seali Syah. (Ist)

JAKARTA - Ada tiga perempuan yang berada dalam pusaran kasus tewasnya Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Tiga perempuan itu adalah Putri Candrawathi, yang merupakan istri Irjen Ferdy Sambo; AKP Rita Sorcha Yuliana, si polwan cantik yang disangkutpautkan dengan Sambo; dan teranyar muncul Seali Syah, istri mantan Kepala Biro Pengamanan Internal (Karopaminal) Divisi Propam Polri Brigjen Hendra Kurniawan. Sampai kemarin, Putri dan Rita kompak diam. Sementara Seali malah pengen nyanyi.

Secara langsung atau tidak, kasus kematian Brigadir J berdampak pada Putri, Rita, dan Seali. Putri terdampak paling besar. Suaminya kini menjadi tersangka kasus pembunuhan berencana dan ditahan di Mako Brimob. Kehidupannya jelas terusik.

Kepada polisi, Putri mengklaim, sebagai korban pelecehan Brigadir J. Setelah peristiwa itu, Putri mengalami trauma hebat dan sampai sekarang belum bisa dimintai keterangan oleh Komnas Perempuan yang mendampinginya, maupun Komnas HAM yang ingin ikut mengungkap kasus Brigadir J.

Setelah Putri, muncul AKP Rita. Polwan cantik asal Lombok NTB itu, digosipkan jadi simpanan sang jenderal. Gara-gara gosip tersebut, karier polwan berusia 30 tahun itu, ikut terganggu.

Sejak kasus ini jadi perhatian publik, Rita seolah menghilang. Kemarin, setelah hampir sebulan tiarap, Rita akhirnya memberikan respons. Melalui akun Instagram miliknya, @ritasorchayuliana, ia mengunggah komentar netizen yang mendesaknya untuk bicara soal gosip simpanan jenderal yang heboh itu. Rita menjawab terima kasih. "Pasti nanti diklarifikasi," tulisnya.

Selain Putri dan Rita, muncul nama Seali. Seali adalah istri Brigjen Hendra Kurniawan yang sebelumnya menjabat sebagai Karopaminal Divisi Propam. Namun, gara-gara kasus ini, jabatan suaminya dicopot. Hendra diduga melakukan pelanggaran etik. Tak hanya itu, Hendra saat ini ikut diisolasi.

Melalui story Instagram miliknya, Seali mengatakan, suaminya adalah korban dari skenario Sambo. Ia menepis keterlibatan suaminya. Tak hanya itu, ia berjanji akan "nyanyi" kalau Sambo tak segera menyelesaikan kasusnya.

"Aku mau speak up (bicara), tapi dari pihak kuasa hukum Pak FS meminta waktu 1-2 hari untuk Pak FS sendiri yang akan menyelesaikan. Dan, ini hari kedua, tapi belum masih hitungan 2x24 jam. Jadi kita tunggu ya," tulis Seali, di akun Instagram @sealisyah, Rabu lalu.

Akunnya sempat dikunci. Namun, kemarin, Seali membuka kembali akunnya. Melalui akunnya juga, Seali menepis tuduhan suaminya mengantar jenazah Brigadir J ke Jambi. Ia menunjukkan bukti berupa foto pada 9 Juli 2022, saat Hendra sedang bermain dengan putra bungsunya.

"Suami saya adalah korban dari skenario Pak FS, sama seperti banyaknya anggota lain yang diperiksa," tulisnya, di atas foto bukti yang ia unggah.

Foto berikutnya menunjukkan pada sepatu yang disebut milik Hendra ketika mengantar jenazah ke Jambi. Ia mengunggah foto Hendra berdiri dengan sepatu lars warna hitam.

Seali juga meminta kuasa hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis, agar tak sekadar meminta maaf kepada polisi lain yang terseret kasus pembunuhan ini. Ia minta Sambo meminta maaf ke semua pihak terdampak. Kata dia, gara-gara Sambo, karier suaminya hancur. Padahal suaminya berprestasi.

"Tolong bantu keadilan buat para anggota polisi yang akhirnya harus terkena kode etik bahkan ditahan, tidak bisa berkomunikasi dengan istri dan anak karena korban dari skenario yang FS buat," tulisnya. (rm.id)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo