BMKG Minta Waspada Cuaca Ekstrem, Tiga Siklon Pengaruhi Indonesia
JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas tiga sistem siklon tropis yang memengaruhi cuaca di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi ini berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, serta gelombang tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Siklon Tropis Nokaen terpantau di utara Maluku Utara, sementara Bibit Siklon 96S berada di selatan Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bibit Siklon 97S di selatan Teluk Carpentaria. Ketiganya dipantau intensif oleh Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta.
BMKG menyebut dampak tidak langsung Siklon Nokaen berpotensi menimbulkan hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Maluku Utara, hingga Papua Barat. Gelombang setinggi 1,25–2,5 meter diprediksi terjadi di Laut Sulawesi, Perairan Sangihe–Talaud, dan Samudra Pasifik utara Maluku.
Sementara itu, Bibit Siklon 96S berpotensi meningkatkan curah hujan dan gelombang di wilayah Bali, NTB, dan selatan Jawa, termasuk Selat Bali dan Selat Lombok. Adapun Bibit Siklon 97S diperkirakan memengaruhi NTT, Maluku selatan, dan Laut Arafura, dengan potensi gelombang hingga 4 meter di sejumlah perairan selatan NTT.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Jabodetabek pada 18–19 Januari 2026, dengan potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang.
“Masyarakat pesisir dan pelayaran di wilayah terdampak diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem,” imbau BMKG.
Sebagai langkah antisipasi, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna menekan risiko banjir, sementara BNPB juga melakukan OMC di sejumlah daerah rawan terdampak.
TangselCity | 18 jam yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 18 jam yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu


