TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Modifikasi Cuaca Jabodetabek Diperkuat, 6 Pesawat Terbangkan 32 Ton Garam

Reporter & Editor : AY
Minggu, 25 Januari 2026 | 08:05 WIB
Pesawat BNPB melakukan Modifikasi cuaca. Foto : Ist
Pesawat BNPB melakukan Modifikasi cuaca. Foto : Ist

JAKARTA - Ancaman banjir di Jabodetabek belum mereda seiring potensi hujan ekstrem hingga akhir Januari. Pemerintah pun memperkuat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan mengerahkan enam pesawat dan menyemai total 32 ton bahan semai di atmosfer.

 

Penambahan armada dilakukan setelah BMKG memprediksi intensitas hujan masih tinggi. BNPB menambah pesawat dari semula dua unit menjadi enam, terdiri dari empat pesawat BNPB, satu milik Pemda DKI, dan satu dari Pemda Jawa Barat. Operasi menjangkau DKI Jakarta serta wilayah penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Kepala BNPB Letjen Suharyanto menyebut penguatan ini untuk mengurangi risiko banjir. Plt Kapusdatin BNPB Abdul Muhari menjelaskan, OMC tidak menghilangkan hujan, tetapi menurunkan intensitasnya. “Awan cumulonimbus yang bergerak dari barat dihadang agar hujan ekstrem turun menjadi hujan lebat atau sedang,” ujarnya.

 

Selama 10 hari pelaksanaan, rata-rata dilakukan tiga sorti penerbangan per hari, dengan tiap sorti membawa 1–1,5 ton bahan semai. BNPB mencatat efektivitas OMC mencapai sekitar 48 persen, sementara BMKG menghitung penurunan curah hujan sebesar 39,57 persen pada periode 16–22 Januari.

 

Operasi dilakukan dari Lanud Halim Perdanakusuma dan Bandara Husein Sastranegara Bandung. Penyemaian terbaru difokuskan di wilayah Bekasi dan Bogor pada ketinggian 5.000–8.000 kaki menggunakan bahan semai kalsium oksida.

 

Pemprov DKI Jakarta memastikan OMC telah dianggarkan dalam APBD 2026 sebesar Rp31 miliar dan periode operasi diperpanjang hingga 27 Januari. Koordinasi terus dilakukan antara BNPB, BMKG, BPBD, TNI AU, dan pemerintah daerah.

 

BMKG memprediksi potensi hujan masih terjadi dalam beberapa hari ke depan, meski intensitasnya menurun. Namun, masyarakat diminta tetap waspada terhadap angin kencang yang berpotensi melanda sebagian besar wilayah Jabodetabek.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit