Ekspansi MRT ke Serpong dan Balaraja Masih Tahap Studi, Libatkan Swasta
SERPONG – Rencana perpanjangan jalur MRT Jakarta ke arah Serpong hingga Balaraja kini masih berada dalam tahap studi kelayakan. Proyek ini digarap bersama sejumlah pengembang swasta sebagai bagian dari skema pendanaan non-APBD.
Untuk koridor Lebak Bulus–Serpong, MRT Jakarta bekerja sama dengan Sinarmas Land menyusun feasibility study yang ditargetkan rampung pada akhir 2026. Jalur ini diperkirakan membentang sekitar 22 kilometer, mencakup 10 stasiun dan satu depo, dengan estimasi waktu tempuh Jakarta–Tangsel sekitar 36 menit. Detail rute dan lokasi stasiun masih dapat berubah mengikuti hasil kajian.
Sementara itu, pengembangan ke arah barat melalui rute Kembangan–Balaraja juga tengah disiapkan. MRT Jakarta berencana menggandeng tujuh pengembang untuk pendalaman studi. Jalur ini dirancang sepanjang ±29,9 kilometer, memiliki 14 stasiun, satu depo, dan akan dibangun dengan struktur layang.
Kedua proyek tersebut masuk dalam pengembangan lanjutan koridor timur–barat MRT, dengan harapan mempercepat konektivitas Jakarta dan wilayah Banten.
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pendidikan | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pendidikan | 23 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu


