TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Pemerintah Percepat Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik

Reporter: Farhan
Editor: AY
Jumat, 06 Februari 2026 | 09:33 WIB
Menko Pangan Zulkifli Hasan. Foto : Ist
Menko Pangan Zulkifli Hasan. Foto : Ist

JAKARTA - Pemerintah mempercepat pengolahan sampah nasional menjadi energi listrik. Sebagai tindak lanjutnya, Menko bidang Pangan Zulkifli Hasan langsung memimpin rapat koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan badan untuk mengakselerasi penanganan sampah nasional, Kamis (5/2/2026). 

 

Rapat yang digelar di Kantor Kemenko Pangan itu merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional, 2 Februari lalu. Presiden menyoroti kondisi sampah nasional sudah memasuki tahap darurat dan membutuhkan keterlibatan semua pihak. 

 

Zulkifli menyampaikan, pemerintah mendorong transformasi penanganan sampah secara terstruktur dan sistematis melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Salah satu langkah utama adalah percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). 

 

Nantinya, proyek ini digarap bersama Danantara, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian ESDM. 

 

“PSEL ditargetkan launching pada Maret 2026 dan groundbreaking pada Juni 2026 di lima lokasi,” kata Zulkifli. 

Lima lokasi tersebut meliputi Kota Bekasi, Yogyakarta, Bogor Raya, Denpasar Raya, dan Legok Nangka. Selain itu, sebanyak 12 lokasi tambahan tengah disiapkan dan akan diproses secara bertahap oleh Danantara mulai Maret 2026. 

 

Menko Pangan juga menekankan pentingnya pengembangan teknologi pengolahan sampah skala kecil yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah. Skema ini dibagi menjadi tiga kategori, yakni desa, kota/kabupaten kecil-menengah, serta kota besar. 

 

Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah akan menggelar aksi bersih-bersih nasional secara masif dan terkoordinasi untuk mendukung Gerakan Indonesia ASRI. Kegiatan ini akan melibatkan Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Dalam Negeri, TNI, Polri, serta pemerintah daerah. 

 

Rapat tersebut dihadiri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Kepala BRIN Arif Satria, serta CIO Danantara Pandu Sjahrir.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit