TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Masjid IKN Siap Digunakan Tarawih & Salat Id

Reporter & Editor : AY
Jumat, 13 Februari 2026 | 10:52 WIB
Masjid IKN. Foto : Ist
Masjid IKN. Foto : Ist

IKN - Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, sudah berdiri megah. Bangunannya keren dan berstandar internasional. Masjid IKN pun sudah siap digunakan untuk Salat Tarawih dan Salat Idul Fitri 1447 H.

 

Masjid IKN berdiri di atas lahan 32.125 meter, dengan luas dibangun 61.596 meter persegi. Bangunannya dibagi dalam empat lantai dan dua mezzanine. Masjid ini mampu menampung 29.095 jemaah, dan mencapai 60 ribu setelah proyeksi perluasan.

 

Pembangunannya menggabungkan unsur modern dan spiritual. Desain masjid mengadopsi konsep sorban tergulung yang berputar searah jarum tawaf saat ibadah haji. Di sampingnya, berdiri menara indah setinggi 99 meter, yang merepresentasikan Asmaul Husna.

 

Di dalam masjid dilengkapi perpustakaan digital, ruang pertemuan, serta area komersial untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Karena itu, masjid ini juga dapat menjadi pusat peradaban.

 

Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN Suwito menyatakan, Masjid IKN siap difungsikan saat Ramadan 1447 H. Masjid IKN sudah dapat dipergunakan untuk salat lima waktu, Salat Jumat, hingga kajian khusus Ramadan.

 

Salat Tarawih dan Salat Idul Fitri pada tahun ini juga sudah bisa dilaksanakan di Masjid Negara IKN," jelasnya, Kamis (12/2).

 

Sejumlah kegiatan Ramadan 2026 juga sudah disiapkan dilaksanakan. Seperti Bazar Ramadan, buka puasa bersama, pusat jajanan takjil atau makanan serta minuman berbuka puasa, kajian Subuh, kultum Tarawih, pengajian khusus Gen-Z maupun ibu-ibu, dan peringatan Nuzulul Quran.

 

Suwito mengatakan, kegiatan Ramadan juga disiapkan di 12 masjid dan 37 musala di kawasan perkantoran, Hunian Pekerja Konstruksi (HPK), hingga rumah susun di kawasan IKN.

 

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i juga memastikan kesiapan Masjid IKN untuk digunakan Salat Tarawih pada awal Ramadan nanti. Hal itu disampaikan usai melakukan peninjauan sembari menjadi imam Salat Subuh di masjid tersebut, Kamis (12/2/2026).

 

"Kami bersyukur hari ini dapat bekerja dan melakukan peninjauan ini. Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan kesiapan masjid, khususnya menjelang rencana pelaksanaan salat tarawih pada awal Ramadan di kawasan IKN," ujar Wamenag.

 

Ia lalu mengungkap rencana Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melaksanakan Salat Tarawih dan menyampaikan tausiyah di Masjid IKN pada 2 Ramadan 1447 H.

 

“Bapak Menteri secara khusus meminta saya memastikan bahwa pada 2 Ramadan sudah dapat melaksanakan Salat Tarawih dan menyampaikan tausiyah di masjid ini. Setelah peninjauan, Insya Allah target tersebut dapat tercapai,” kata Wamenag.

 

Sebelumnya, Masjid Negara IKN sudah digunakan Menag Nasaruddin Umar saat Salat Subuh berjemaah, Minggu (11/1/2025). Selain mengimami, Menag juga memberikan ceramah Subuh.

Saat itu, Menag menerangkan Surat Al-Baqarah ayat 30. Ayat ini relevan dalam konteks pembangunan IKN. Ayat ini mengisahkan penunjukan manusia sebagai khalifah atau wakil Tuhan di muka bumi.

 

Pesan ini menegaskan bahwa pembangunan IKN tidak boleh dipandang sebagai penaklukan terhadap alam, melainkan sebuah amanah untuk mengelola dan memakmurkan bumi. Konsep khalifah dalam konteks IKN diterjemahkan sebagai kerja-kerja keberlanjutan yang menyelaraskan antara ketakwaan spiritual dengan tanggung jawab ekologis.

 

Menurut Menag, dalam sudut pandang ini, IKN adalah laboratorium moral bagi manusia Indonesia dalam menjalankan fungsi kekhalifahan secara modern.

 

Mengenai Masjid Negara, Menag menyebut sebagai yang tercantik di Indonesia. Menag pun meminta kepada Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono memanfaatkan masjid ini di Ramadan 1447 H.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit