TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Bapenda Tangsel dan Puskesmas Pondok Jagung Raih Predikat Zona Integritas Menuju WBK

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Rabu, 11 Februari 2026 | 20:32 WIB
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa

SERPONG — Komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan pelayanan publik berkualitas kembali ditunjukkan Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan UPTD Puskesmas Pondok Jagung berhasil meraih penghargaan Zona Integritas (ZI) dengan predikat menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

 

Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang SAKIP dan ZI Award 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), dan diikuti secara daring pada Rabu (11/2).

 

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengapresiasi capaian tersebut. Ia menilai penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras dan konsistensi seluruh jajaran perangkat daerah.

 

“Alhamdulillah, ini berkat kerja keras teman-teman di Bapenda dan Puskesmas Pondok Jagung. Semua unit memang saya dorong untuk mengikuti penilaian seperti ini, terutama zona integritas yang indikatornya cukup ketat,” ujar Benyamin.

 

Menurutnya, predikat menuju WBK bukanlah tujuan akhir, melainkan pijakan untuk meningkatkan kualitas birokrasi dan pelayanan kepada masyarakat.

 

“Mudah-mudahan bisa dipertahankan dan terus ditingkatkan ke depannya,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Tangsel, Eki Herdiana, menjelaskan bahwa pembangunan zona integritas dilakukan melalui sejumlah langkah strategis dan berkelanjutan.

 

“Pertama sosialisasi program, baik melalui media sosial, media massa, banner, hingga talkshow. Kedua, komitmen pimpinan. Ketiga, menjaga konsistensi. Keempat, pembaruan sistem internal, mulai dari ruang tunggu, sistem antrean, ruang konsultasi, petugas loket, hingga layanan berbasis digital,” paparnya.

 

Selain itu, Bapenda juga aktif hadir di ruang publik melalui berbagai inovasi dan program unggulan, seperti Pajak Award, program penagihan Pentungan, serta Pelayanan Goes to Mall.

 

Eki menambahkan, penilaian zona integritas didasarkan pada enam area utama, yakni manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

 

“Ini penghargaan pertama bagi kami. Tentu tantangannya adalah mempertahankan dan meningkatkannya, termasuk dari sisi inovasi,” kata Eki.

 

Hal senada disampaikan Kepala UPTD Puskesmas Pondok Jagung, Ratu Wulandari. Ia menegaskan bahwa penerapan zona integritas di Puskesmas Pondok Jagung berfokus pada birokrasi yang bersih dan pelayanan yang adil bagi masyarakat.

 

“Seluruh staf berkomitmen menjadikan Puskesmas Pondok Jagung bebas dari korupsi. Kami menolak segala bentuk pemberian dari pasien, dan memberikan pelayanan yang sama kepada semua,” tegasnya.

 

Menurut Ratu, penerapan zona integritas dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pemantauan pelayanan kesehatan.

 

“Rasanya tentu senang dan puas, karena bukan hanya kami secara internal yang menilai, tapi juga pihak luar yang melihat bahwa kami sudah berupaya memberikan pelayanan terbaik,” ungkapnya.

 

Ke depan, Ratu berkomitmen untuk terus melakukan monitoring dan evaluasi rutin, serta meningkatkan kompetensi SDM, fasilitas, dan inovasi pelayanan agar predikat zona integritas tersebut dapat dipertahankan.

 

Dengan raihan ini, Pemkot Tangsel berharap semangat reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik dapat terus tumbuh di seluruh perangkat daerah.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit