TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Jadwal Imsak
Dewan Pers

Cegah Longsor Terulang, DPRD Minta Pengiriman Sampah ke Bantargebang Dikurangi

Reporter & Editor : AY
Selasa, 10 Maret 2026 | 10:23 WIB
TPST Bantargebang. Foto : Ist
TPST Bantargebang. Foto : Ist

JAKARTA - Peristiwa longsornya gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, yang menewaskan empat orang menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pemprov kini melakukan evaluasi terhadap sistem keselamatan kerja di kawasan tersebut.

 

Longsor terjadi pada Minggu (8/3/2026) saat aktivitas pembuangan sampah sedang berlangsung. Material sampah yang ambruk menimpa sejumlah truk yang tengah mengantre untuk membongkar muatan.

 

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, meminta Pemprov DKI segera memperkuat standar keselamatan di TPST Bantargebang agar kejadian serupa tidak terulang. Menurutnya, para pekerja di lokasi pengolahan sampah harus mendapat jaminan keamanan yang lebih baik saat menjalankan tugas.

 

Selain itu, ia juga mendorong percepatan pengurangan volume sampah dari sumbernya serta peningkatan teknologi pengolahan sampah, sehingga tumpukan di Bantargebang tidak terus bertambah tinggi.

 

Data Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menyebutkan empat korban meninggal dunia dalam peristiwa ini, yakni Enda Widayanti (25) dan Sumine (60) yang merupakan pemilik warung di sekitar lokasi, serta dua sopir truk sampah, Dedi Sutrisno dan Irwan Suprihatin.

 

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan longsor diduga dipicu hujan deras disertai angin kencang yang melanda kawasan tersebut. Material sampah yang runtuh dilaporkan menimpa lima unit truk sampah.

 

Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian dan evakuasi korban dengan dukungan sekitar 20 unit ekskavator. Operasi ini melibatkan Basarnas, BPBD DKI Jakarta dan Kota Bekasi, Dinas Lingkungan Hidup, pemadam kebakaran, serta unsur TNI dan Polri.

 

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta melakukan penataan ulang area timbunan sampah untuk mencegah longsor susulan. Penguatan struktur timbunan juga dilakukan agar aktivitas operasional bisa kembali berjalan dengan aman.

 

“Kami mengutamakan keselamatan sekaligus memastikan pengelolaan sampah Jakarta tetap berjalan,” ujar Kepala Dinas LH DKI Jakarta Asep Kuswanto.

 

Untuk sementara, satu titik pembuangan sampah di TPST Bantargebang dibuka pada malam hari guna menjaga kelancaran ritase truk dari Jakarta, sementara dua titik lainnya masih dalam proses penataan.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit