TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Hampir 10 Ribu Jemaah Tiba di Madinah, Layanan Haji Terpadu Makin Efisien

Oleh: Rusmadi RM
Editor: AY
Jumat, 24 April 2026 | 20:35 WIB
Jamah Haji Indonesia Kloter 1 telah tiba di Madinah. Foto : Ist
Jamah Haji Indonesia Kloter 1 telah tiba di Madinah. Foto : Ist

MADINAH - Penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M terus menunjukkan kemajuan signifikan. Memasuki hari keempat operasional, proses pemberangkatan jemaah semakin tertata dengan baik.

 

Hingga 23 April 2026, tercatat sebanyak 40 kelompok terbang (kloter) dengan total 15.349 jemaah telah diberangkatkan menuju Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, 9.884 jemaah yang tergabung dalam 25 kloter telah tiba di Madinah.

 

Kedatangan ini menjadi bagian awal musim haji yang tahun ini ditandai dengan penerapan layanan terintegrasi Makkah Route. Sistem ini dirancang untuk memangkas proses administrasi sekaligus mempercepat pelayanan bagi jemaah.

 

Sejak mulai dioperasikan pada 22 April 2026, layanan ini diterapkan di sejumlah embarkasi utama, yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Jakarta), Bandara Adi Soemarmo (Solo), Bandara Juanda (Surabaya), dan Bandara Sultan Hasanuddin (Makassar). Seluruh penerbangan mendarat di Bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah.

 

Melalui skema Makkah Route, seluruh proses keimigrasian telah diselesaikan sejak di Indonesia. Setibanya di Madinah, jemaah tidak perlu lagi mengantre pemeriksaan imigrasi dan dapat langsung menuju bus untuk diantar ke akomodasi masing-masing.

 

Alur yang lebih ringkas ini membuat proses kedatangan menjadi jauh lebih cepat dan nyaman. Layanan Makkah Route mencakup berbagai tahapan penting, mulai dari perekaman biometrik, penerbitan visa elektronik, pemeriksaan kesehatan, hingga pengelolaan bagasi.

 

Koper jemaah bahkan langsung dikirim ke tempat menginap di Arab Saudi.

Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, menyampaikan apresiasi atas implementasi layanan tersebut. Menurutnya, sistem ini memberikan kemudahan sekaligus kepastian bagi jemaah sejak keberangkatan hingga tiba di Tanah Suci.

 

Ia menegaskan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari transformasi ekosistem haji Indonesia. Dengan sistem yang terintegrasi, jemaah tidak lagi dibebani proses berulang saat tiba, sehingga dapat lebih fokus menjalankan ibadah.

 

Program Makkah Route sendiri merupakan hasil kolaborasi lintas kementerian dan lembaga di Arab Saudi. Kehadirannya dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi sekaligus kualitas pelayanan bagi jemaah haji Indonesia.

 

Kalau mau, saya juga bisa bikin versi yang lebih “tajam” untuk headline media atau versi yang lebih santai untuk media sosial.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit