TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

Uang Lebaran 2026 Tembus Rp 1.370 Triliun

Reporter & Editor : AY
Jumat, 27 Maret 2026 | 10:49 WIB
Pasar Tanah Abang ramai oleh orang yang mau belanja kebutuhan Lebaran. Foto : Ist
Pasar Tanah Abang ramai oleh orang yang mau belanja kebutuhan Lebaran. Foto : Ist

JAKARTA - Momentum Lebaran 2026 menjadi salah satu penggerak utama ekonomi Indonesia. Hal ini tercermin dari lonjakan signifikan jumlah uang tunai yang beredar di masyarakat, seiring meningkatnya aktivitas konsumsi rumah tangga.

 

Laporan terbaru dari NEXT Indonesia Center menunjukkan, jumlah uang kartal yang disiapkan menjelang Lebaran 2026 mencapai Rp 1.370 triliun. Angka ini naik 10,4 persen atau sekitar Rp 130 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1.240 triliun.

 

Kepala Peneliti NEXT Indonesia Center, Ade Holis, menyebut capaian tersebut sebagai yang tertinggi dalam enam tahun terakhir. Ia menilai kondisi ini mencerminkan kuatnya daya beli masyarakat serta optimalnya perputaran ekonomi domestik.

 

Tak hanya itu, jumlah uang yang langsung berada di tangan masyarakat juga meningkat. Dana siap belanja tercatat mencapai Rp 1.241 triliun, atau naik Rp 104 triliun dari tahun sebelumnya. Likuiditas ini dinilai menjadi energi baru bagi pergerakan ekonomi di berbagai daerah, terutama di wilayah tujuan mudik.

 

Peningkatan tersebut berjalan seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat selama periode arus mudik. Data Kementerian Perhubungan mencatat kenaikan jumlah penumpang di hampir seluruh moda transportasi.

 

Transportasi laut mencatat kenaikan terbesar, dengan jumlah penumpang mencapai 2,69 juta orang, naik sekitar 360 ribu dibanding tahun lalu. Sementara itu, angkutan bus meningkat menjadi 1,59 juta penumpang, kereta api mencapai 1,83 juta penumpang, dan penerbangan menyentuh 2,4 juta penumpang.

 

Kenaikan likuiditas yang diiringi mobilitas tinggi ini menunjukkan adanya perputaran ekonomi yang merata, termasuk di daerah. Kombinasi keduanya diperkirakan akan memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya pada kuartal pertama 2026.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit