TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

Justin Hubner Ungkap Perbedaan Gaya John Herdman, Bandingkan dengan Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert

Reporter & Editor : AY
Rabu, 01 April 2026 | 17:30 WIB
Punggawa Timnas Ivar Jenner (kiri) dan Justin Hubner (kanan) di Kantor PSSI. Foto : Ist
Punggawa Timnas Ivar Jenner (kiri) dan Justin Hubner (kanan) di Kantor PSSI. Foto : Ist

JAKARTA – Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, membagikan kesan dan pengalamannya setelah dilatih pelatih anyar, John Herdman. Ia menilai Herdman memiliki pendekatan yang berbeda dibandingkan pelatih sebelumnya seperti Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.

 

Hubner menjadi salah satu pemain yang merasakan langsung sentuhan tiga pelatih berbeda sejak resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Desember 2023. Dalam setiap era kepelatihan, ia konsisten mendapat kepercayaan sebagai bagian penting di skuad Garuda.

 

Saat dilatih Shin Tae-yong, Hubner menjadi pilihan utama di ajang Piala Asia 2023 serta tampil konsisten dalam putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Perannya tetap berlanjut ketika Patrick Kluivert menukangi Timnas Indonesia, termasuk dalam laga putaran ketiga kualifikasi melawan Bahrain, China, dan Jepang.

 

Kini, di bawah arahan John Herdman, Hubner kembali dipercaya tampil dalam FIFA Series 2026 menghadapi Saint Kitts and Nevis serta Bulgaria.

 

Menurut Hubner, Herdman membawa perspektif baru yang terasa signifikan di dalam tim. Pelatih asal Inggris tersebut dinilai mampu mendorong para pemain untuk berkembang ke level yang lebih tinggi.

 

“Dia punya pola pikir yang berbeda. Dia benar-benar ingin membawa kami ke level berikutnya. Saya rasa tim ini bisa mencapai hal-hal besar karena kami sedang bekerja dengan sangat baik,” ujar Hubner.

 

Selain itu, ia menyoroti karakter Herdman yang perfeksionis. Setiap detail kecil dalam permainan menjadi perhatian serius, sesuatu yang menurutnya justru berdampak positif bagi perkembangan tim.

 

“Dia sangat detail dan menginginkan kesempurnaan. Itu hal yang sangat bagus untuk tim,” tambahnya.

 

Meski Timnas Indonesia harus menelan kekalahan 0-1 dari Bulgaria dan gagal meraih gelar FIFA Series 2026, Hubner tetap melihat sisi positif dari performa tim.

 

Ia menilai skuad Garuda telah menunjukkan permainan yang solid, terutama dalam penguasaan bola, meski hasil akhir belum berpihak.

 

“Kami memang kalah, tetapi secara permainan kami tampil sangat baik. Kami menguasai bola dan bermain dengan bagus. Mereka mencetak gol dari penalti, tapi kami tetap bisa bangga dan fokus ke depan,” tutupnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit