Legislator Rizki Natakusumah Kutuk Keras Serangan Artileri Israel
Tiga Prajurit TNI Gugur Dalam Misi Perdamaian
PANDEGLANG - Legislator Komisi I Bidang Pertahanan, Luar Negeri, Komunikasi dan Informatika, dan Intelijen, Rizki Natakusumah, mengutuk keras serangan artileri zionis Israel yang mengakibatkan tiga orang prajurit TNI gugur saat menjalankan tugas misi Pasukan Perdamian PBB (Unifil), di Adchit al-Qusayr di Lebanon Selatan, Minggu (29/3) lalu.
Adapun ketiga prajurit TNI yang gugur dalam tugas misi Unifil, yakni Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ikhwan.
Kata DPR RI Dapil I Banten dari Fraksi Demokrat Rizki ini, pihaknya sangat mengutuk keras atas adanya serangan tersebut. Tindakan itu tegas Rizki, tidak bisa dibenarkan.
“Kita tentu mengutuk keras akan terjadinya serangan ini, penyerangan terhadap pasukan perdamaian tidak bisa dibenarkan. Ini merupakan pelanggaran berat atas Hukum Humaniter Internasional (HHI),” kata Rizki, usai menghadiri Paripurna Istimewa Hari Jadi ke 152 Kabupaten Pandeglang, di halaman DPRD Pandeglang, Rabu (1/4).
Dia mendesak Dewan Keamanan PBB bersikap tegas dan melakukan investigasi terhadap tindakan yang melanggar Hukum Humaniter Internasional.
“Ini saatnya untuk Dewan Keamanan PBB untuk bisa berlaku tegas, karena ini kepentingan segala sektor untuk bisa menciptakan adanya investigasi yang menyeluruh, terbuka dan tuntas. Sebab ini pelanggaran yang luar biasa,” tegasnya.
“Dan kita dorong seluruh upaya Indonesia di PBB, tentunya untuk bisa menyuarakan ketidak benaran yang terjadi,” sambung Legislator muda dari Banten I ini.
Apalagi menurut Rizki, pasukan TNI di Lebanon bukan untuk berperang, akan tetapi untuk menjaga perdamaian dan memastikan tidak ada tindakan kekerasan yang menimpa warga sipil.
“Pasukan kita berada di sana (Lebanon) bukan untuk menyerang siapapun, mereka untuk menjaga perdamaian bukan untuk berperang. Bahkan, mereka berada di sana untuk memastikan tidak ada lagi korban sipil yang menjadi korban tindakan kekerasan ataupun eskalasi konflik bersenjata,” katanya.
Dia menegaskan kembali, Fraksi Demokrat DPR RI sangat terpukul atas tindakan tersebut. Apalagi katanya, Partai Demokrat besutan Peacekeeper (pasukan penjaga perdamaian), yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
“Kami khususnya dari Fraksi Partai Demokrat sangat terpukul, karena partai kami dilahirkan oleh seorang Peacekeeper Bapak SBY merupakan Kepala Pengamat Militer di Bosnia tahun 1995,” katanya.
Bahkan tambah Rizki, tiga kader utama Demokrat juga Peacekeeper di Lebanon. “Tiga kader utama partai kami juga yang saat ini tugas di pemerintahan Presiden Prabowo, bertugas sebagai PeacekeeperLebanon, yakni Menko Infrastruktur AHY, Menteri Transmigrasi dan Wakil Menteri ATR BPN,” pungkasnya.
Rizki menyatakan, berbela sungkawa atas gugurnya prajurit Indonesia yang mengemban tugas misi penjagaan perdamaian di Lebanon tersebut.
“Saya berbela sungkawa atas gugurnya prajurit Indonesia yang sedang mengemban tugas misi penjagaan perdamaian di Lebanon, yakni Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ikhwan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan” tandasnya.
WAWANCARA. Legislator Rizki Natakusumah didampingi Ketua DPC Partai Demokrat Pandeglang M. Fuhaira Amin dan jajaran lainnya, sedang diwawancara wartawan, usai menghadiri Paripurna Istimewa Hari Jadi ke 152 Kabupaten Pandeglang,di halaman Gedung DPRD Pandeglang, Rabu (1/4). (Nipal/Tangsel Pos)
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Opini | 3 hari yang lalu
TangselCity | 9 jam yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu





