TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

Harga Avtur Naik, DPR Usul Subsidi Tiket Pesawat

Reporter & Editor : AY
Sabtu, 04 April 2026 | 11:02 WIB
Pesawat isi Avtur. Foto : Ist
Pesawat isi Avtur. Foto : Ist

JAKARTA – Kenaikan harga avtur global yang signifikan mendorong DPR mengusulkan langkah cepat dari pemerintah untuk menjaga stabilitas harga tiket pesawat. Anggota Komisi VI DPR, Rivqy Abdul Halim, menilai lonjakan harga avtur hingga sekitar 80 persen pada April 2026 berpotensi langsung membebani tarif penerbangan.

 

Menurutnya, avtur merupakan komponen utama biaya operasional maskapai. Jika tidak diantisipasi, kenaikan ini bisa menekan daya beli masyarakat serta mengganggu sektor pariwisata dan konektivitas antarwilayah, terutama di daerah yang bergantung pada transportasi udara.

 

Rivqy menegaskan, pemerintah perlu hadir melalui kebijakan strategis, seperti subsidi terbatas atau insentif fiskal bagi maskapai. Tujuannya agar kenaikan biaya operasional tidak sepenuhnya dibebankan kepada penumpang.

 

Selain itu, ia mendorong peningkatan produksi avtur dalam negeri dan efisiensi distribusi guna mengurangi ketergantungan impor. Sinergi antara maskapai BUMN dan swasta juga dinilai penting untuk menjaga stabilitas industri penerbangan.

 

Senada, anggota Komisi V DPR, Ahmad Safei, menyebut kenaikan tarif tiket bisa saja terjadi akibat tekanan global. Namun, ia optimistis pemerintah akan mengambil langkah untuk meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat.

 

Sementara itu, Ketua Umum INACA, Denon Prawiratmadja, sebelumnya menyatakan maskapai membutuhkan penyesuaian tarif melalui fuel surcharge untuk menjaga operasional di tengah lonjakan biaya.

 

Sebagai gambaran, harga avtur di Bandara Soekarno-Hatta International Airport naik dari Rp 13.656 per liter pada Maret 2026 menjadi Rp 23.551 per liter pada April 2026. Lonjakan ini mencerminkan tekanan besar yang tengah dihadapi industri penerbangan nasional.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit