Iran Ancam Balasan Dahsyat ke AS
IRAN - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas. Pihak militer Iran memperingatkan akan melancarkan serangan balasan yang lebih besar jika Donald Trump benar-benar menyerang infrastruktur sipil mereka.
Peringatan ini muncul setelah Trump mengancam akan menargetkan fasilitas penting seperti pembangkit listrik dan jembatan jika Selat Hormuz tidak segera dibuka.
Juru bicara Markas Besar Khatam al-Anbiya menegaskan bahwa setiap serangan terhadap target sipil akan dibalas dengan operasi yang lebih luas dan lebih dahsyat.
Sebelumnya, Trump memberi tenggat waktu kepada Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia yang terganggu sejak konflik meningkat. Ia bahkan menyampaikan ancaman keras melalui media sosial.
Menanggapi hal itu, pemerintah Iran mengecam pernyataan tersebut dan menyebutnya sebagai ancaman terhadap warga sipil yang berpotensi melanggar hukum internasional. Iran juga menegaskan bahwa selat tersebut baru akan dibuka setelah ada kompensasi atas kerusakan akibat serangan.
Situasi ini meningkatkan kekhawatiran global, mengingat Selat Hormuz merupakan jalur strategis bagi distribusi minyak dunia.
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Internasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu


