Wali Kota Ganjar Penghargaan ASN & OPD Berprestasi Juga Inovatif
SERPONG-Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengganjar penghargaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berprestasi. Penghargaan tersebut diberikan saat Apel Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Kantor Pelayanan Cilenggang, Kecamatan Serpong, Senin (20/4).
Penghargaan diberikan kepada UPTD Puskesmas Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara atas keberhasilannya membangun zona integritas di unit pelayanan kesehatan tersebut. Penghargaan juga didapat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangsel berupa predikat Zona Integritas (ZI) Awards. Capaian ini menjadi bukti keberhasilan reformasi birokrasi yang dijalankan secara konsisten.
Adapun penghargaan lainnya turut diberikan kepada ASN berprestasi dan inovatif. Untuk kategori ASN Berprestasi, penghargaan diraih Adli Fikrie atas inovasi percepatan administrasi melalui penemuan hukum kepegawaian.
Sementara, kategori ASN Berinovasi diberikan kepada Welen Dicky dari Bapenda dengan inovasi integrasi Kertas Kerja Pemeriksaan pajak daerah, Risdianto dari Kecamatan Setu dengan sistem informasi data stunting berbasis Google Sheet, Elsandy Adha M dari DLH melalui inovasi SIMPELKOTA, serta Wahyu Susilojati dari Dinas Perhubungan dengan aplikasi LINTAS+ untuk pemantauan tugas petugas secara real-time.
Wali Kota Benyamin menegaskan, penghargaan yang diberikan menjadi bentuk pengakuan atas kinerja dan inovasi yang telah diterapkan di masing-masing perangkat daerah.
“Saya memberikan penghargaan kepada beberapa ASN yang mereka punya inovasi dan sudah diterapkan di berbagai OPD. Penghargaan ini nanti akan berpengaruh kepada prestasi mereka ke depan,” ujar Benyamin.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Tangsel juga menyerahkan santunan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada tiga ahli waris pekerja rentan yang meninggal dunia, masing-masing sebesar Rp 42 juta.
“Yang saya titip jangan digunakan untuk hal-hal konsumtif, tetapi untuk hal-hal produktif, seperti ekonomi, sosial, dan pendidikan,” pesannya.
Kepala Bapenda Kota Tangsel, Eki Herdiana menjelaskan, bahwa pembangunan zona integritas dilakukan melalui sejumlah langkah strategis dan berkelanjutan.
“Pertama sosialisasi program, baik melalui media sosial, media massa, banner, hingga talkshow. Kedua, komitmen pimpinan. Ketiga, menjaga konsistensi. Keempat, pembaruan sistem internal, mulai dari ruang tunggu, sistem antrean, ruang konsultasi, petugas loket, hingga layanan berbasis digital,” paparnya.
Selain itu, Bapenda juga aktif menghadirkan inovasi melalui berbagai program unggulan seperti Pajak Award, program penagihan Pentungan, serta Pelayanan Goes to Mall.
Menurut Eki, penilaian zona integritas mencakup enam area utama, yakni manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Ini penghargaan pertama bagi kami. Tantangannya adalah bagaimana mempertahankan dan meningkatkannya, terutama dari sisi inovasi,” ujarnya.
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu



