Tangsel One Resmi Diluncurkan, Helita Siap Layani Warga Tanpa Batas Waktu
CIPUTAT — Pemerintah Kota Tangerang Selatan resmi menghadirkan inovasi layanan publik berbasis kecerdasan buatan (AI) melalui Tangsel One. Dalam sistem ini, “Helita” hadir sebagai asisten digital yang siap melayani kebutuhan masyarakat selama 24 jam penuh tanpa batas waktu.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengatakan Tangsel One menjadi solusi atas banyaknya aplikasi layanan publik yang selama ini tersebar di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). Melalui Helita, masyarakat kini cukup mengakses satu kanal layanan tanpa perlu mengunduh banyak aplikasi.
“Cukup lewat WhatsApp, tidak perlu download aplikasi lain. Mau tanya apa saja, pelayanan publik apa saja, nanti dilayani oleh Helita. Ini berbasis AI,” ujarnya usai peluncuran yang berlangsung di Puspemkot Tangsel, Kamis (30/4).
Menurut Benyamin, Helita dirancang sebagai pendamping pemerintah kota dalam memberikan informasi sekaligus membantu masyarakat mengakses berbagai layanan. Sistem ini dapat digunakan kapan saja, termasuk di luar jam kerja.
“Masyarakat bisa dari rumah, bahkan tengah malam. Ini 24 jam, tujuh hari penuh. Harapannya pelayanan publik semakin baik ke depan,” katanya.
Ia menjelaskan, saat ini terdapat 441 layanan publik di Kota Tangsel yang akan diintegrasikan secara bertahap ke dalam Tangsel One. Ke depan, seluruh OPD juga akan memanfaatkan sistem yang sama sebagai pintu layanan utama.
“Semuanya nanti menjadi satu. OPD cukup akses Helita saja, Tangsel One saja,” jelasnya.
Tak hanya menyediakan informasi, Helita juga diarahkan mampu membantu proses layanan secara langsung, mulai dari pengajuan perizinan hingga aduan masyarakat. Bahkan, layanan seperti pengajuan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) hingga pendaftaran pendidikan direncanakan dapat dilakukan melalui satu percakapan.
“Basisnya memang AI, tapi bukan sekadar informasi. Ini sampai ke layanan, membantu proses ke dinas teknis,” ungkapnya.
Terkait keamanan data, Pemkot Tangsel memastikan telah berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Kementerian Komunikasi dan Digital guna memastikan perlindungan data masyarakat tetap terjaga.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tangsel, TB Asep Nurdin, menegaskan Helita merupakan AI Agent yang mampu memahami kebutuhan warga secara lebih komprehensif.
“Helita bukan sekadar chatbot, tapi AI yang memahami kebutuhan warga, mengarahkan layanan yang tepat, dan membantu proses hanya dari satu percakapan,” jelasnya.
Ia juga memaparkan filosofi Helita sebagai wajah pelayanan publik Tangsel, yakni Humanis, Empati, Logis, Inovatif, Tangsel, dan Amanah.
Asep menambahkan, sebelum hadirnya Tangsel One, terdapat ratusan domain layanan yang tersebar sehingga kerap menyulitkan masyarakat dalam mengaksesnya.
“Dengan Tangsel One, semua disederhanakan menjadi satu akses, satu data, dan satu layanan terpadu,” tegasnya.
Pemkot Tangsel berharap kehadiran Tangsel One dan Helita dapat menjadi fondasi dalam mewujudkan kota cerdas yang modern dan inklusif, sekaligus mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan publik secara cepat, mudah, dan efisien.
TangselCity | 3 hari yang lalu
Olahraga | 10 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 jam yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
TangselCity | 22 jam yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu


